Menyedihkan, Relawan Gempa Nepal Gali Puing dengan Tangan Kosong

Ruben Setiawan

Minggu, 26 April 2015 | 12:12 WIB
Menyedihkan, Relawan Gempa Nepal Gali Puing dengan Tangan Kosong
Seorang personel paramiliter Nepal berbicara dengan seorang korban gempa, (26/4). (Reuters/Stringer)

Suara.com - Suasana duka menyelimuti Kathmandu, Nepal, pascagempa bumi 7,9 skala richter yang memporakporandakan negeri itu pada hari Sabtu (25/4/2015). Hingga Minggu (26/4/2015), tim penyelamat masih berupaya mencari korban di antara reruntuhan bangunan di ibu kota tersebut.

Sempitnya akses untuk alat berat masuk ke lokasi gedung ambruk memaksa para relawan menggali reruntuhan hanya dengan tangan kosong dan alat penggali seadanya.

"Kami yakin masih banyak orang yang terperangkap di bawah (reruntuhan)," kata perwira militer Nepal, Santosh sembari mengarahkan telunjuknya ke sebuah tumpukan puing yang tadinya adalah sebuah bangunan permukiman tiga lantai.

Sampai detik ini, jenazah-jenazah korban amukan gempa terus berdatangan ke Rumah Sakit Tribhuvan University Teaching di Kathmandu. Perwira kepolisian yang bertugas di rumah sakit tersebut, Sudan Shreshtha mengatakan, berdasarkan hitungannya dan anak buahnya, sudah ada 166 jenazah yang mereka bawa ke ruma sakit tersebut sepanjang malam hingga pagi.

"Saya kelelahan, tapi saya harus bekerja dan punya kekuatan," kata Shreshtha.

Jenazah diletakkan di ruangan gelap, ada yang dibalut kain, tapi ada pula yang tidak.

Di luar rumah sakit, seorang perempuan berusia 30 tahun menangisi suaminya yang telah tiada.

"Oh Tuhan, oh Tuhan, mengapa Engkau hanya mengambilnya? Bawa aku serta bersamanya," ratap si perempuan.

Saat ini, pemerintah masih terus mengupayakan tempat tinggal darurat bagi warga yang menghabiskan waktunya tidur di luar rumah dan kedinginan sepanjang malam. Mereka ini terlalu khawatir dan takut untuk kembali ke rumah mereka.

Pemerintah berencana mendirikan tenda-tenda darurat dan menyulap sekolah serta bangunan umum lainnya menjadi tempat pengungsian, demikian disampaikan pejabat Kementerian Dalam Negeri Nepal, Rameshwor Dangal. Ia juga mengatakan, pihaknya akan kembali membuka jalan dan mengerahkan helikopter untuk menyelamatkan para korban.

Polisi Nepal menyebutkan, saat ini jumlah korban tewas telah bertambah menjadi 1.896 orang, sementara korban luka menjadi 4.700 orang. Jumlah korban tewas di Ibu Kota Kathmandu dilaporkan mencapai 400 orang. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Takut Tidur dalam Rumah, Warga Nepal Berjibaku dengan Hawa Dingin

Takut Tidur dalam Rumah, Warga Nepal Berjibaku dengan Hawa Dingin

News | Minggu, 26 April 2015 | 08:33 WIB

Mengapa Gempa Nepal Begitu Dahsyat?

Mengapa Gempa Nepal Begitu Dahsyat?

News | Minggu, 26 April 2015 | 06:00 WIB

Terkini

Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung

Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung

Jabar | Minggu, 06 September 2026 | 12:31 WIB

5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau

5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau

Batam | Minggu, 06 September 2026 | 12:25 WIB

Erupsi Anak Krakatau Meluas: Penerbangan di Soekarno-Hatta, Halim, dan Radin Inten II Terganggu

Erupsi Anak Krakatau Meluas: Penerbangan di Soekarno-Hatta, Halim, dan Radin Inten II Terganggu

Banten | Minggu, 06 September 2026 | 12:21 WIB

Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses

Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:20 WIB

Bertambah, 19 Penerbangan Bandara Pekanbaru Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau

Bertambah, 19 Penerbangan Bandara Pekanbaru Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau

Riau | Minggu, 06 September 2026 | 12:18 WIB

Kipas Angin Berdiri yang Bagus dan Awet Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Kipas Angin Berdiri yang Bagus dan Awet Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:15 WIB

Jok Motor Hingga Jemuran Hitam Pekat, Warga Cileungsi Dikejutkan Debu Abu Vulkanik

Jok Motor Hingga Jemuran Hitam Pekat, Warga Cileungsi Dikejutkan Debu Abu Vulkanik

Jabar | Minggu, 06 September 2026 | 12:12 WIB

BNPB Beberkan Daftar Wilayah di Lampung Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BNPB Beberkan Daftar Wilayah di Lampung Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 12:10 WIB

Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Lapisan Tropopause, Pakar BRIN Ungkap Dampak Iklimnya

Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Lapisan Tropopause, Pakar BRIN Ungkap Dampak Iklimnya

News | Minggu, 06 September 2026 | 12:05 WIB

5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!

5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 12:05 WIB

×