Impian Ahok, Kampung Betawi Setu Babakan Terkenal di Mancanegara

Arsito Hidayatullah | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 29 April 2015 | 04:51 WIB
Impian Ahok, Kampung Betawi Setu Babakan Terkenal di Mancanegara
Gerbang pintu masuk cagar budaya Betawi, Setu Babakan. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap agar Balai Betawi di perkampungan Betawi di Setu Babakan, Jakarta Selatan, dapat dijadikan tempat wisata yang mampu menyerap perhatian wisatawan mancanegara.

"Kita tuh mau bikin Kampung Betawi yang asli. Kita mau nanti kalo turis datang, (sudah ada) hotel di situ, vila di situ. Jadi orang kalo dateng pingin merasakan kehidupan orang Betawi dulu tuh seperti apa. Mungkin ada latihan silat, pengajian, ada membuat makanan khas emping macem-macem, kemudian (ada) sanggar budayanya," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Suami Veronica Tan itu meyakini, jika Kampung Betawi dapat ditata dan dikelola dengan baik, maka tempat itu dapat menjadi objek wisata tersendiri yang mampu mengangkat nama Jakarta di mancanegara.

"Jadi orang-orang bener-bener tinggal di kampung itu merasakan suasana itu (budaya Betawi). Terus, pohon-pohon asli Betawi juga kita tanem. Terus ikan-ikan, itik segala macem, ya, bener-bener kayak kampung. Jadi orang bisa benar-benar merasakan itu," sambung Ahok.

Hanya saja, mantan Bupati Belitung Timur itu kini mencium pembangunan Balai Betawi di perkampungan Betawi sudah tidak sesuai dengan biaya yang dihabiskan mencapai lebih dari Rp100 miliar. Dia pun menuding ada mark-up dalam proyek yang terletak di wilayah Jagakarsa tersebut.

"Tapi bertahun-tahun bangunnya seceplok-ceplok gitu, gak selesai. Saya bilang bebasin tanah, terus bangun, langsung jadi," kata Ahok.

Ahok pun menilai, bangunan yang telah selesai sekitar setahun yang lalu itu, tidak mulus dalam segi pengerjaannya. Padahal menurutnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan uang yang tidak sedikit.

"Udah jadi dua tahun. Ada yang buat tempat restorannya berantakan, gak jalan. Kamu lihat aja tuh. Itu makanya saya bilang, otaknya proyek aja tuh," tutur Ahok kesal.

"Coba cari aja tuh, ada tukang suplai makanan di (kantor) Wali Kota Jakarta Selatan. Saya juga suka makan di situ. Enak, khas Betawi. Kenapa nggak ibu-ibu itu aja yang buka, sewa di situ (Kampung Betawi)? Gak usah bayar sewa-lah, bagi hasil aja," tandas mantan politisi Golkar dan Gerindra tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak Prostitusi, Ahok Akan Data Penghuni Rusun dan Apartemen

Marak Prostitusi, Ahok Akan Data Penghuni Rusun dan Apartemen

News | Selasa, 28 April 2015 | 13:11 WIB

Terkini

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:39 WIB

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:24 WIB

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:19 WIB

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:11 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:00 WIB

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:55 WIB

Viral  Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB