Prostitusi di Kalibata, Ahok: Kita Nggak Bisa Ngapa-ngapain

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 30 April 2015 | 06:05 WIB
Prostitusi di Kalibata, Ahok: Kita Nggak Bisa Ngapa-ngapain
Kantor pengelola Kalibata City. (Bagus Santosa/suara.com)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak bisa mengusir begitu saja para penghuni rumah susun sederhana milik (rusunami) atau apartemen yang kerap dijadikan tempat untuk esek-esek.

Ahok mencontohkan apartemen yang berada di Kalibata City, di mana sebelumnya ketahuan jika dua tower di sana dijadikan tempat untuk para lelaki hidung belang berkencan. Dia menegaskan bahwa itu akan segera ditertibkan, namun hingga kini pihaknya masih mencari cara, lantaran sebagian penghuni di sana memiliki hak milik.

"Kalau rusunawa, langsung saya usir. Kan kalau rusunami kayak di sana (Kalibata), dia sudah beli. Di sana itu ada dua, ada ada anami (apartemen sederhana hak milik), sama rusunami. Ada yang emang punya sendiri. Makanya kita gak bisa ngapa-ngapain," ujar Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Ahok mengatakan, jika prostitusi dilakukan di rumah susun sederhana sewa (rusunawa), maka akan lebih mudah bagi Pemprov DKI untuk mengusir para penghuni. Sanksi seperti ini juga diberlakukan kepada para penghuni rusun yang kedapatan menyewakan atau memperjualbelikan unit rusunnya.

"Kalau rusunawa, langsung saya usir. Kalau Anda sewakan lagi gak boleh. Kita lagi cari celah hukumnya," sambung Ahok.

Sejauh ini, suami Veronica Tan itu mengaku telah menginstruksikan kepada Dinas Perumahan DKI Jakarta, agar segera memerintahkan RT setempat mendata warga-warganya.

"Itu Dinas Perumahan yang ngurus. Kita mau paksa RT di sana agar KTP penghuni mesti sama. Kita harap yang tinggal di situ KTP-nya harus sama," tegas Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lokalisasi Pelacuran dari Sisi Kesehatan, Bisa Lebih Baik

Lokalisasi Pelacuran dari Sisi Kesehatan, Bisa Lebih Baik

News | Rabu, 29 April 2015 | 19:12 WIB

Bang Yos Dukung Ahok Bikin Tempat Khusus Pelacuran di Jakarta

Bang Yos Dukung Ahok Bikin Tempat Khusus Pelacuran di Jakarta

News | Rabu, 29 April 2015 | 18:09 WIB

Lelaki Jangan Jajan, Perempuan Jangan Jual, Pelacuran Hilang

Lelaki Jangan Jajan, Perempuan Jangan Jual, Pelacuran Hilang

News | Rabu, 29 April 2015 | 16:22 WIB

Jangan Cuma Germo, Pemburu Pelacur ABG Harusnya Juga Disikat

Jangan Cuma Germo, Pemburu Pelacur ABG Harusnya Juga Disikat

News | Rabu, 29 April 2015 | 12:31 WIB

Terkini

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB