Politisi PAN Ingin Pengusutan Kasus Novel Baswedan Transparan

Laban Laisila

Minggu, 03 Mei 2015 | 22:37 WIB
Politisi PAN Ingin Pengusutan Kasus Novel Baswedan Transparan
Penyidik KPK Novel Baswedan saat keluar dari Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (2/5/2015), usai menandatangani berita acara penangguhan penahanan. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional Tjatur Sapto Edy mengharapkan kasus hukum yang menjerat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan bisa diselesaikan secara transparan.

"Semua harus berdasarkan fakta-fakta hukum, semua harus transparan dalam kasus tersebut," katanya di Temanggung, Minggu (3/5/2015).

Dia mendukung ada upaya perlawanan dari Novel yang bakal mengajukan praperadilan atas penanganan kasusnya.

"Saya menyambut baik, kini sudah ada penangguhan penahanan dan Novel akan melakukan praperadilan," katanya.

Sapto Edy berharap, hakim praperadilan nantinya  juga profesional. Semua harus berdasarkan hukum, tidak boleh ada yang di atas hukum.

Menurut Sapto Edy, tranparansi diperlukan agar masyarakat bisa menilai dan nanti akan ketahuan siapa yang sesungguhnya tidak patuh terhadap hukum.

"Semoga praperadilan nanti transparan sehingga masyarakat bisa paham," tambahnya.

"Bisa juga Novel benar atau polisinya benar, saya tidak tahu. Namun dengan praperadilan yang 'fair', profesional, dan terbuka, saya kira semua bisa terungkap," lanjut Sapto Edy.

Seperti diberitakan, Novel ditangkap petugas Bareskrim karena dua kali mangkir dari pemeriksaan atas kasus dugaan penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia terhadap seseorang pada 2004.

Dia ditangkap di rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2015) pukul 00.30 WIB.

Surat perintah penangkapan Novel diregistrasi dengan nomor SP.Kap/19/IV/2015/Dittipidum yang memerintahkan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia untuk membawa Baswedan ke kantor polisi.

Kasus yang diduga melibatkan Novel ini sudah lama terjadi, pada Februari 2004, Polres Bengkulu menangkap enam pencuri sarang walet, setelah dibawa ke kantor polisi dan diinterogasi di pantai, keenamnya ditembak sehingga satu orang tewas.

Novel yang saat itu berpangkat inspektur satu polisi dan menjabat kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkulu dianggap bertanggungjawab karena melakukan penembakan tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengikuti 36 Jam Lika-liku Perjalanan Novel Baswedan

Mengikuti 36 Jam Lika-liku Perjalanan Novel Baswedan

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 17:34 WIB

Anggota Komisi III: Penangkapan Novel Tak Ada Kaitan dengan BG

Anggota Komisi III: Penangkapan Novel Tak Ada Kaitan dengan BG

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 17:14 WIB

Kuasa Hukum: Tenang, Novel Masih Bisa Menangkap Koruptor

Kuasa Hukum: Tenang, Novel Masih Bisa Menangkap Koruptor

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 14:30 WIB

Anggap Kasus Novel Bukan Kriminalisasi, Jokowi Diminta Tegur JK

Anggap Kasus Novel Bukan Kriminalisasi, Jokowi Diminta Tegur JK

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 14:19 WIB

Terkini

Perbedaan Moisturizer Glad2Glow Blueberry vs Pomegranate, Cek Kandungan dan Manfaatnya

Perbedaan Moisturizer Glad2Glow Blueberry vs Pomegranate, Cek Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:05 WIB

7 Rekomendasi Lulur Rempah untuk Ketiak agar Cerah dan Harum

7 Rekomendasi Lulur Rempah untuk Ketiak agar Cerah dan Harum

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Usul Unsur Kerugian Negara Dihapus dari Korupsi, Luhut Disentil Dua Politisi PKS

Usul Unsur Kerugian Negara Dihapus dari Korupsi, Luhut Disentil Dua Politisi PKS

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Nasib Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Belum Jelas, Desak Kepastian Gaji dan Kontrak

Nasib Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Belum Jelas, Desak Kepastian Gaji dan Kontrak

Sumbar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Digitalisasi Pendidikan: Ambisi Sekolah di Tengah Keterbatasan Fasilitas

Digitalisasi Pendidikan: Ambisi Sekolah di Tengah Keterbatasan Fasilitas

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Setelah Netflix, Pemprov DKI Gandeng Asosiasi Film Amerika Serikat Demi Kota Sinema

Setelah Netflix, Pemprov DKI Gandeng Asosiasi Film Amerika Serikat Demi Kota Sinema

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:55 WIB

KPK Apresiasi Vonis 8,5 Tahun Penjara untuk Sudewo, Disebut Tingkatkan Kepercayaan Publik

KPK Apresiasi Vonis 8,5 Tahun Penjara untuk Sudewo, Disebut Tingkatkan Kepercayaan Publik

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Penertiban Pasar Raya Berujung Ricuh, DPRD Padang Minta Pemko Evaluasi

Penertiban Pasar Raya Berujung Ricuh, DPRD Padang Minta Pemko Evaluasi

Sumbar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:51 WIB

5 Sepatu HOKA yang Nyaman untuk Jalan Kaki dan Berdiri Lama Anti Pegal

5 Sepatu HOKA yang Nyaman untuk Jalan Kaki dan Berdiri Lama Anti Pegal

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Gen Z Kini Cari Berita dari TikTok, TV Mulai Ditinggalkan

Gen Z Kini Cari Berita dari TikTok, TV Mulai Ditinggalkan

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:49 WIB

×