Ada Kapal Perang Amerika Mampir ke Bali

Laban Laisila

Selasa, 05 Mei 2015 | 06:02 WIB
Ada Kapal Perang Amerika Mampir ke Bali
Kapal Perang AL AS, USS Sampson di Pearl Harbour, Hawaii, (31/12). (Reuters/Johans Chavarro)

Suara.com - Dua kapal perang canggih milik United States Navy (US Navy) atau Angkatan Laut (AL) AS mengunjungi Perairan Nusa Dua, Pelabuhan Benoa, Bali.

Bagian Penerangan Pangkalan TNI AL (Lanal) V di Surabaya, Senin (4/5/2015), melaporkan sedikitnya 80 personel Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar, Lantamal V, yang mengamankan kapal perang milik AL AS tersebut.

Kedua kapal perang AL AS yang datang pada Jumat (1/5/2015) pukul 09.00 WITA adalah USS Sterett (DDG-104) yang dikomandani CDR T.J Nunamakerdan dan USS Deweey (DDG-105) yang dikomandani CDR M.A Rockstad.

Kedua kapal perang itu (USS Sterett/DDG-104 dan USS Deweey/DDG-105) memiliki spesifikasi panjang kapal 155,3 meter dengan bobot sekitar 9.200 ton.

Keduanya dilengkapi dengan peralatan canggih diantaranya ada satu meriam caliber 62 mm, dua senjata caliber 25 mm, empat senjata anti-pesawat udara caliber 12,7 mm, dan dua torpedo.

Selain itu, masih ada juga senjata anti-kapal selam, satu laser weapoon Phalanx Close in weapons system, dua helikopter jenis sea hawk dan dilengkapi dengan empat mesin penggerak pokok dengan jumlah ABK dalam satu kapal berawak 380 orang.

Kapal perang milik AL Amerika Serikat itu datang ke Bali dalam rangka kunjungan wisata (port visit). Selama empat hari, para awak kapal melaksanakan kunjungan ke beberapa tempat wisata di Pulau Bali.

Selama kapal perang AS tersebut berada di perairan Nusa Dua, Bali, dua kapal itu berada dalam pengamanan TNI AL (Lanal Denpasar) yang mengerahkan dua KRI yaitu KRI Tongkol-813 dan KRI Weling-822 dengan satu combat boat catamaran dan 80 personel Pam darat.

Dalam waktu yang sama (4/5/2015), Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang, Lantamal V, memamerkan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI AL untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional dan Dies Natalis Ke-33 Polinema di Graha Polinema, Malang (2/5/2015).

"Dalam pameran itu menampilkan berbagai alutsista dari Korps Komando Pasukan Katak (KOPASKA) berupa satu unit kendaraan perang bawah air, dua unit parasut FF, lima unit alat selam, dan lima unit sniper," kata Palaksa Lanal Malang Letkol Laut (P) B. Arif Yoedianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Izumo, Kapal Raksasa Pengangkut Helikopter Militer Jepang

Inilah Izumo, Kapal Raksasa Pengangkut Helikopter Militer Jepang

News | Rabu, 25 Maret 2015 | 16:19 WIB

Hilang Selama 70 Tahun, Kapal Perang Jepang Ditemukan

Hilang Selama 70 Tahun, Kapal Perang Jepang Ditemukan

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 09:22 WIB

Kapal Perang Iran Tiba di Samudera Hindia

Kapal Perang Iran Tiba di Samudera Hindia

News | Minggu, 09 November 2014 | 09:59 WIB

Terkini

Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar

Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:08 WIB

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:26 WIB

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:15 WIB

×