Lulung Ditemui Banyak Anggota DPRD, Fahmi Sewot ke Wartawan

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 05 Mei 2015 | 15:39 WIB
Lulung Ditemui Banyak Anggota DPRD, Fahmi Sewot ke Wartawan
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Haji Lulung), usai diperiksa kembali oleh penyidik Bareskrim Polri selama 11 jam, Senin (4/5/2015), terkait kasus dugaan korupsi pengadaan UPS. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Hanura Fahmi Zulfikar bersama beberapa pimpinan dewan mendatangi kantor Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana (Lulung) yang berada di lantai 9 gedung wakil rakyat, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2015).

Usai dari ruangan Lulung, Fahmi yang sebelumnya beberapa kali diperiksa penyidik Bareskrim Polri sebagai saksi terkait dugaan kasus korupsi pengadaan alat uninterruptible power supply untuk sekolah-sekolah pada APBD Perubahan 2014 itu, tidak mau banyak bicara kepada wartawan.

"Saya ngobrol. Ya soal apa, soal istri, anak, soal macam-macam, masa saya mesti cerita sama kalian apa yang saya ceritain," kata Fahmi.

Politisi Partai Hanura ini mengaku tak terkait pengadaan UPS tahun 2004. Dia meminta wartawan menanyakannya kepada unit layanan pengadaan barang dan jasa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"UPS bukan urusan saya. Kau tanya aja tuh ULP kenapa mesti saya yang ditanya," kata Fahmi.

Fahmi semakin sewot. Dia meminta wartawan untuk menanyakan langsung kepada Bareskrim Polri yang telah memeriksanya beberapa waktu yang lalu.

"Mau tahu tanya Mabes Polri. Kenapa mesti kita yang diuber-uber. Uber dong sana (Bareskrim), tanya ULP kenapa dilelang," kata dia.

Sebagai informasi, siang tadi Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra Mohammad Taufik, Triwisaksana (PKS), ‎Ferrial Sofyan (Demokrat), dan Ketua Fraksi PPP Maman Firmansyah juga menyambangi ruangan Lulung.

Seperti diketahui, dana pengadaan UPS dicurigai bocor lantaran harganya yang kelewat mahal. Dalam anggaran, satu unit UPS berharga Rp5,8 miliar, padahal, polisi menilai harga standarnya hanya Rp1,2 miliar.

Dalam kasus ini, penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah menetapkan dua orang tersangka atas kasus korupsi pengadaan UPS, yakni Zaenal Soleman dan Alex Usman.

Keduanya dijerat pasal 2 dan atau 3 Undang-undang No. 31/1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dan ditambahkan dengan UU 20/2001 tentang Tipikor junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPRD Dukung Bongkar Korupsi UPS, Prasetio: Ini Kasus Besar

Ketua DPRD Dukung Bongkar Korupsi UPS, Prasetio: Ini Kasus Besar

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 14:46 WIB

Ketua DPRD: Banyak Pejabat DKI Terlibat Korupsi UPS

Ketua DPRD: Banyak Pejabat DKI Terlibat Korupsi UPS

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 13:20 WIB

Kasus Korupsi UPS, Taufik: Yang Penting Periksa Ahok

Kasus Korupsi UPS, Taufik: Yang Penting Periksa Ahok

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 12:30 WIB

Lulung di Kasus UPS, Taufik Klaim Kinerja DPRD Tak Terganggu

Lulung di Kasus UPS, Taufik Klaim Kinerja DPRD Tak Terganggu

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 12:17 WIB

Ahok Yakin Jokowi Tak Diperiksa Bareskrim Soal Korupsi UPS

Ahok Yakin Jokowi Tak Diperiksa Bareskrim Soal Korupsi UPS

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 11:50 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB