Lulung Salahkan Jokowi Soal UPS, Ahok Sindir Balik

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 06 Mei 2015 | 19:32 WIB
Lulung Salahkan Jokowi Soal UPS, Ahok Sindir Balik
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Haji Abraham Lunggana alias Lulung (batik coklat) penuhi panggilan Bareskrim Mabes Polri Jakarta, Kamis (30/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkesan tidak terima dengan pernyataan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) yang menyalahkan mantan Gubernur Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dalam pengesahan APBD Perbuahan 2014 yang kemudian bermasalah pada bagian pengadaan alat UPS untuk sekolah-sekolah.

"Makanya dia, kan nuduh yang siluman kita, tapi, kan (oknum DPRD) yang nambahin (anggaran untuk membeli satu barang UPS)," kata Ahok sambil tertawa di Balai Kota Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Ahok juga menyinggung pernyataan Lulung yang menuding pemerintah tidak membahas anggaran dengan DPRD pada tahun 2014, terutama pengadaan UPS.

"Sekarang bilang gak dibahas, dulu bilang dibahas, kan yang gak dibahas 2015 bukan 2014," kata Ahok.

Menurut Lulung, kemarin, seharusnya Jokowi dan Sekretaris Daerah ketika itu mengevaluasi dulu pengadaan UPS sebelum APBD Perubahan disahkan. Saat kasus tersebut terjadi, Lulung menjadi Ketua Komisi E dan karena itu pula dia ikut diperiksa Bareskrim Polri untuk tersangka dugaan mark up Alex Usman.

"Harusnya Pak Gubernur (Jokowi) dan Sekda melihat UPS itu apakah ada pelanggaran mark up atau tidak. Kedua, apakah dibutuhkan sekolah-sekolah, ada evaluasinya apakah dibutuhkan," ujar Lulung.

Lulung juga mempermasalahkan pemenang tender UPS. Ketika itu, kata dia, juga tidak dicek apakah benar perusahaannya dan apakah perusahaan memiliki kantor yang jelas. Sebagaimana diketahui belakangan beberapa tempat pemenang tender UPS tidak jelas keberadaannya.

"Dilihat accountnya, rekeningnya, ada duit kagak, mampu gak beli, baru dimenangkan. Jangan dulu dibuat SPD, karena yang menandatangani itu adalah orang yang bertanggungjawab. Kemudian ULP baru berani lelang setelah ada uangnya. Kalau gak ada uangnya dia kagak berani lelang," kata Lulung.

"Tuposki dewan membuat perda (peraturan daerah), menyelenggarakan hak budgeting usulan pemerintah, pengawasan, lelang itu kta tidak tahu. Pertimbangannya adalah gubernur dan sekda," Lulung menambahkan.

Untuk diketahui, kasus UPS semula dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan baru kemudian dilimpahkan ke Bareskrim Polri. Dana pengadaan UPS dicurigai bocor lantaran harganya yang kelewat mahal. Dalam anggaran, satu unit UPS berharga Rp5,8 miliar, padahal, polisi menilai harga standarnya hanya Rp1,2 miliar.

Dalam kasus ini, penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah menetapkan dua orang tersangka atas kasus korupsi pengadaan UPS, yakni Zaenal Soleman dan Alex Usman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus UPS Tetap Ditangani Bareskrim, Satgas Hanya Akan Membantu

Kasus UPS Tetap Ditangani Bareskrim, Satgas Hanya Akan Membantu

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 18:01 WIB

PKL Masih Marak, Ahok: Oknum Satpol PP dan Kelurahan Terima Suap

PKL Masih Marak, Ahok: Oknum Satpol PP dan Kelurahan Terima Suap

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 17:55 WIB

Ahok Dukung Bareskrim Jerat SKPD DKI yang Terlibat Korupsi UPS

Ahok Dukung Bareskrim Jerat SKPD DKI yang Terlibat Korupsi UPS

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 17:29 WIB

Hendropriyono dan Gories Mere Tiba-tiba Cari Ahok ke Balai Kota

Hendropriyono dan Gories Mere Tiba-tiba Cari Ahok ke Balai Kota

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 15:59 WIB

Terkini

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

×