Polisi: Sindikat Penipu Asal Cina Masih di Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 09 Mei 2015 | 07:05 WIB
Polisi: Sindikat Penipu Asal Cina Masih di Indonesia
33 Warga Negara Cina digerebek Polisi. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menduga sindikat penipuan asal Cina yang digerebek di Pasar Minggu Jakarta Selatan, masih berada di wilayah Indonesia.

"Kami masih mengembangkan sindikatnya," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, di Jakarta, Jumat (8/5/2015).

Herry berkeyakinan sindikat penipu kelompok Cina itu masih berada di Indonesia, karena selama sebulan penyelidikan terdapat empat hingga tujuh orang datang ke rumah yang digerebek tersebut.

Herry mencurigai, warga Cina lain yang masuk sindikat penipuan itu masih berkeliaran di Indonesia yang kerap mendatangi kantor di Pasar Minggu tersebut.

Bahkan anggota Polda Metro Jaya yang ditugaskan mengamati kegiatan di rumah itu, kerap melihat kendaraan masuk pada dini hari menjelang pagi. Polisi sempat mengikuti kendaraan itu, namun kehilangan jejak saat memasuki kawasan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya menggerebek sebuah rumah di Jalan Kenanga Nomor 44 RT 07/02 Cilandak Timur Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Rabu kemarin sekitar pukul 20.00 WIB.

Rumah itu dihuni 34 warga Cina yang terdiri dari 14 orang wanita dan 20 orang pria. Namun salah satu pelaku Siau Pei (25) tewas lantaran berupaya melarikan diri dengan loncat dari lantai dua saat petugas menggerebek.

Para penghuni rumah itu menipu pemerintah Tiongkok dan juga warga asal Cina. Warga Cina yang diamankan polisi itu telah tinggal di sebuah rumah di kawasan Pasar Minggu selama dua hari hingga 1,5 bulan.

"Digaji Rp6 juta per bulan dan tempat sudah disewa setahun yang lalu," ujar Herry.

Guna menindaklanjuti kasus itu, Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Asasi Manusia, Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, dan Subdirektorat Cyber Crime Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. (Antara)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Kejadian Unik Pascalahirnya Bayi Perempuan Wlliam-Kate

Amel Alvi Bantah Ditangkap Kasus Prostitusi

7 Fakta Aneh Tapi Nyata di Bumi yang Wajib Anda Ketahui

Bra Digeledah Atasan, Karyawati Toko: Ini Menjijikkan, Saya Malu

5 Bintang Bollywood Ini Pernah Divonis Penjara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6.400 Buruh di Perusahaan Ini Liburan Gratis ke Paris

6.400 Buruh di Perusahaan Ini Liburan Gratis ke Paris

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 15:04 WIB

Cina Hukum 4 Warganya yang Nakal saat Traveling

Cina Hukum 4 Warganya yang Nakal saat Traveling

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 14:37 WIB

Gerebek TKP Penipuan Online, 33 WNA Ditangkap, Satu Tewas

Gerebek TKP Penipuan Online, 33 WNA Ditangkap, Satu Tewas

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 13:04 WIB

Arkeolog Temukan Kota Kuno Terpendam di Sawah

Arkeolog Temukan Kota Kuno Terpendam di Sawah

News | Selasa, 21 April 2015 | 06:01 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×