Orang Ini Ungkap Kebohongan Obama Soal Osama Bin Laden

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2015 | 14:58 WIB
Orang Ini Ungkap Kebohongan Obama Soal Osama Bin Laden
Surat kabar yang memuat pemberitaan terbunuhnya Osama Bin Laden. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang jurnalis investigasi pemenang penghargaan Pulitzer mengklaim bahwa Presiden Amerika Serikat Barack Obama berbohong soal tewasnya pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden. Menurut Seymour Hersh, si jurnalis, lelaki yang diklaim sebagai dedengkot Al Qaeda dan tewas ditembak pasukan Navy Seal pada tahun 2011 itu sejatinya sedang dalam keadaan cacat dan tidak bersenjata.

Seymour menuding Obama mereka-reka laporan palsu untuk dilontarkan kepada publik. Salah satunya adalah laporan yang menyebutkan bahwa Bin Laden tewas dalam baku tembak. Obama juga dituding berbohong ketika mengatakan Pemerintah Pakistan tidak ambil bagian dalam misi tersebut.

Seymour, jurnalis yang pernah melakukan investigasi soal serangan kimia oleh pemerintah Suriah, mengutip informasi tersebut dari pejabat intelijen. Seymour mengatakan, kebohongan itu dilontarkan untuk kepentingan politik Obama.

Selanjutnya: Kenyataan soal rumah persembunyian Bin Laden

Dalam tulisan yang dimuat di London Review of Books, Seymour mengklaim bahwa, alih-alih bersembunyi di sebuah rumah di Abbottabad, Pakistan, sebagaimana diklaim selama ini, Bin Laden sesungguhnya sedang ditahan oleh intel Pakistan saat dia dibunuh.

Seymour menyebut, informasi tersebut ia dapat dari seorang pejabat intelijen yang mengetahui informasi awal soal keberadaan Bin Laden di Abbottabad. Si pejabat intelijen mengatakan, Bin Laden ditahan di Abbottabad selama bertahun-tahun sebagai jaminan untuk melawan aktivitas Taliban dan Al Qaeda di negeri tersebut.

Seymour mengungkap, selama ini dunia mendengar informasi yang sama sekali berbeda. Sesaat setelah operasi penyerangan ke rumah persembunyian Bin Laden, Obama mengatakan pada media bahwa AS mengirimkan tim Navy Seal secara rahasia ke Pakistan. Tim tersebut, kata Obama, terlibat baku tembak dengan sejumlah orang di rumah persembunyian Bin Laden.

Selanjutnya: Navy Seal membunuh Bin Laden dengan mudah

Namun, menurut sumber Seymour, pejabat senior Pakistan memberitahu tempat di mana Bin Laden berada demi membina hubungan baik dengan AS sekaligus demi uang hadiah sebesar 25 juta Dolar.

Pemerintah Pakistan, imbuh sumber tersebut, membantu misi Navy Seal dengan memutus aliran listrik ke rumah persembunyian tersebut dan menarik tentara lokal. Pakistan, bersama AS juga dituding bersekongkol untuk membuat cerita bohong bahwa Bin Laden terbunuh dalam serangan pesawat tanpa awak di perbatasan Pakistan dan Afghanistan.

Gedung Putih berulang kali menyatakan bahwa Bin Laden mungkin saja ditangkap hidup-hidup jika ia menyerahkan diri. Namun, berdasarkan keterangan dari sumber Seymour, misi itu benar-benar pembunuhan berencana.

"Anggota Navy Seals diberikan otoritas penuh untuk membunuh lelaki tersebut," kata si pejabat seperti dikutip Seymour.

"Kenyataannya adalah bahwa Bin Laden sedang dalam keadaan cacat, namun kami tidak bisa mengatakan itu," kata pejabat yang sudah pensiun itu.

Pemerintah AS juga dituding berbohong saat mengatakan, Bin Laden masih menerima informasi dan memberikan perintah kepada kelompok Al Qaeda.

"Gedung Putih memberikan kesan seolah-olah Bin Laden masih jadi orang yang penting," kata Seymour mengutip pernyataan dari si pejabat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Gedung Putih belum memberikan klarifikasi maupun berkomentar tentang artikel yang ditulis Seymour. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

American Manhunt: Osama bin Laden, Dokumenter Sejarah yang Terlalu Netral?

American Manhunt: Osama bin Laden, Dokumenter Sejarah yang Terlalu Netral?

Your Say | Rabu, 26 Maret 2025 | 20:49 WIB

Sosok Osama bin Laden, Gembong Teroris yang Viral Lagi Karena Tulis Surat untuk AS

Sosok Osama bin Laden, Gembong Teroris yang Viral Lagi Karena Tulis Surat untuk AS

Lifestyle | Sabtu, 18 November 2023 | 13:43 WIB

Profil Osama bin Laden: Suratnya untuk AS Kembali Viral, Bawa-bawa Israel

Profil Osama bin Laden: Suratnya untuk AS Kembali Viral, Bawa-bawa Israel

News | Jum'at, 17 November 2023 | 16:39 WIB

TikTok Hapus Video Promosikan Manifesto Osama bin Laden Surat untuk Amerika

TikTok Hapus Video Promosikan Manifesto Osama bin Laden Surat untuk Amerika

Tekno | Jum'at, 17 November 2023 | 12:21 WIB

'Surat untuk Amerika' dari Osama Bin Laden Buat Warga AS Simpati ke Palestina, Ini Isinya

'Surat untuk Amerika' dari Osama Bin Laden Buat Warga AS Simpati ke Palestina, Ini Isinya

News | Jum'at, 17 November 2023 | 09:33 WIB

Haru Warga Amerika Warnai Peringatan 21 Tahun Tragedi 9/11

Haru Warga Amerika Warnai Peringatan 21 Tahun Tragedi 9/11

Foto | Selasa, 13 September 2022 | 10:00 WIB

Raja Baru Inggris, Charles Dituduh Terima Uang dari Keluarga Osama bin Laden

Raja Baru Inggris, Charles Dituduh Terima Uang dari Keluarga Osama bin Laden

Bisnis | Minggu, 11 September 2022 | 18:49 WIB

Sejarah dan Fakta Kelam Tragedi 9/11: Serangan Menara WTC New York, Ribuan Orang Tewas

Sejarah dan Fakta Kelam Tragedi 9/11: Serangan Menara WTC New York, Ribuan Orang Tewas

News | Minggu, 11 September 2022 | 16:36 WIB

8 Fakta Tragedi 9/11: World Trade Center, Osama Bin Laden hingga Jatuhnya Penerbangan 93

8 Fakta Tragedi 9/11: World Trade Center, Osama Bin Laden hingga Jatuhnya Penerbangan 93

News | Minggu, 11 September 2022 | 13:36 WIB

Viral Pangeran Charles Diklaim Dapat Donasi Rp18 Miliar dari Kerabat Osama bin Laden

Viral Pangeran Charles Diklaim Dapat Donasi Rp18 Miliar dari Kerabat Osama bin Laden

Lifestyle | Minggu, 31 Juli 2022 | 13:04 WIB

Terkini

Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan

Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:23 WIB

Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru

Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:12 WIB

Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:06 WIB

Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar

Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:06 WIB

Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang

Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:00 WIB

Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Informasi KPK saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran

Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Informasi KPK saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:57 WIB

AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan

AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:49 WIB

Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras, Disebut Jadi Langkah Proaktif Polri

Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras, Disebut Jadi Langkah Proaktif Polri

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:39 WIB

Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran

Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:38 WIB

Identitas 4 Anggota BAIS TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ada Kapten

Identitas 4 Anggota BAIS TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ada Kapten

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:32 WIB