Korsel Siap Tampung Warga Jakarta yang Ingin Belajar Teknologi

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2015 | 16:27 WIB
Korsel Siap Tampung Warga Jakarta yang Ingin Belajar Teknologi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berada di tengah warga di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Gubernur Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan, Nam Kyung Pil. Hal itu ditandai dengan adanya penandatanganan inisiasi kerja sama dibidang tenaga kerja dan teknologi.

"Jadi kan dia (Korsel) kawasan industri, terutama elektronik yang canggih-canggih, high tech gitu, kan. Nah dia pengen kalau bisa, kenapa kita enggak kirim orang ke sana," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/5/2015).

Korea Selatan, kata Ahok, siap menampung berapapun jumlah tenaga Indonesia, dalam hal ini Jakarta, asalkan biaya transportasi pulang pergi ditanggung sendiri.

Ahok mengatakan sebelum pemberangkatan tenaga kerja ke Korea Selatan, pemerintah Jakarta akan membekali mereka dengan bahasa Korea. Lembaga yang ditunjuk untuk menjadi pusat pendidikan bahasa adalah ruang publik terpadu ramah anak atau RPTRA.

"Nah kita ingin RPTRA itu jadi pusat pendidikan. Nah dia bisa hubungi belajar bahasa Korea juga kan programnya. Kan kalau orang kita bisa kuasai bahasa Korea, dia butuh tenaga kerja, kita hubungannya lebih baik gitu lho. Nah itu pikirannya seperti itu aja, termasuk kesehatan," kata Ahok.

Di Balai Kota, Nam Kyung mempromosikan daerahnya yang sudah menjadi pusat teknologi Korea Selatan.

"Jadi untuk tahap ini sekarang tujuan yang Provinsi Gyeonggi sangat jelas, jadi kita akan mendorong kegiatan buka usaha dirinya untuk pemuda-pemuda tapi berorientasi, atau menuju ke global market, bukan domestic market saja," kata Nam Kyung.

"Jadi saat ini, provinsi Gyeonggi kami, sudah membuka jaringan Global dengan silicon valley di Amerika Serikat sama Shenzen di China. Jadi saat ini kita ingin memperkuat jaringannya tambah lagi dengan Jakarta. Maka saya saat ini datang ke jakarta juga," tambah dia.

Dia berharap setelah ada kerja sama, kelak banyak pemuda Jakarta yang bisa datang ke Gyeonggi untuk menimba ilmu.

"Untuk melihat bagaimana canggihnya teknologi-teknologi IT di Korea, terus bagaimana global network-nya yang sedang disiapkan di Korea, terus yang sebaliknya juga, ada banyak pemuda-pemuda Korea bisa mengunjungi Jakarta, untuk melihat yang begitu dalamnya kebudayaan Indonesia, sama begitu besarnya market di Indonesia," kata Nam Kyung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Artis Diduga Terlibat Prostitusi, Ini Komentar Unik Ala Ahok

Soal Artis Diduga Terlibat Prostitusi, Ini Komentar Unik Ala Ahok

News | Senin, 11 Mei 2015 | 10:56 WIB

Terkini

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB