Satlak Prima Lakukan Pemantauan Pelatnas Wushu di Beijing

Arsito Hidayatullah

Kamis, 14 Mei 2015 | 14:13 WIB
Satlak Prima Lakukan Pemantauan Pelatnas Wushu di Beijing
Atlet wushu Indonesia, Lindswell Kwok, saat tampil di Asian Games di Incheon, Korsel, September 2014 lalu. [Antara]

Suara.com - Satuan Pelaksana Tugas Program Indonesia Emas (Satlak Prima) memantau latihan atlet-atlet pelatnas wushu di Beijing, Cina, menjelang Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) 2015 di Singapura.

"Dari 17 atlet yang berlatih di Beijing, hanya dua orang yang kembali ke Tanah Air karena akan mengikuti ujian kuliah. Mereka adalah Ardelia Irmanto dan Julius Yoga Kurniawan dari Yogyakarta," ungkap Koordinator Cabang Beladiri Satlak Prima, Farok Togolobe, melalui siaran pers yang diterima Antara, Kamis (14/5/2015).

Farok mengatakan, latihan atlet-atlet pelatnas wushu kategori muda dan utama di Beijing itu, berada di bawah pengawasan pelatih Cina, yaitu Zhang Yuening dan Liu Zhen.

"Mereka menjalani latihan disiplin di Beijing Siachahai Sports School sejak awal Mei. Kami mengharapkan, mereka dapat berprestasi dalam SEA Games ke-28 di Singapura, Juni mendatang," kata Farok.

Atlet-atlet pelatnas wushu tersebut, lanjut Farok, menjalani latihan dua kali dalam sehari pada Senin, Selasa, Kamis dan Jumat. Sementara pada Rabu dan Sabtu, mereka hanya latihan pada siang hari, dan pada Minggu-nya mereka beristirahat.

Adapun para atlet putra pelatnas wushu yang menjalani latihan di Beijing, antara lain adalah Achmad Hulaefi, Aldy Lukman, Fredy, Eric Losardi, Haris Horatius, Jodis, Charles Sutanto, serta Nico Valentinus. Sedangkan untuk atlet putri, terdiri dari Thalia Lovita, Nandirha Mauriska, Lindswel, Cindy Martono, dan Juwita Niza Wasti.

Sebelumnya, Pengurus Besar (PB) Wushu Indonesia, Iwan Kwok, mengimbau atlet-atlet pelatnas yang menjalani latihan di Beijing tersebut agar fokus pada latihan teknik dan mental bertanding.

"Selama latihan di Beijing, Julius Yoga Kurniawan mengalami cedera otot kaki. Sebenarnya cedera itu dapat dicegah, mengingat atlet pelatnas tidak dapat digantikan atlet lain setelah surat keputusan dari Satlak Prima ditetapkan," kata Iwan.

Iwan pun mengatakan, tim wushu Indonesia diharapkan dapat menyumbang tiga medali emas bagi kontingen Merah Putih, meskipun persaingan pada SEA Games 2015 akan semakin ketat terutama dari Vietnam, Malaysia dan Singapura. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wushu Indonesia Yakin Sabet Tiga Emas di SEA Games 2015

Wushu Indonesia Yakin Sabet Tiga Emas di SEA Games 2015

News | Rabu, 29 April 2015 | 23:06 WIB

Atlet Pelatnas SEA Games Dijamin Alami Perbaikan Gizi

Atlet Pelatnas SEA Games Dijamin Alami Perbaikan Gizi

News | Kamis, 09 April 2015 | 20:29 WIB

Atlet Wushu Indonesia Cari Ilmu ke Cina

Atlet Wushu Indonesia Cari Ilmu ke Cina

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 17:47 WIB

Jakarta Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Wushu 2015

Jakarta Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Wushu 2015

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 15:00 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×