Kakatua Peliharaan Keluarga Gus Dur Diserahkan ke Pemerintah

Siswanto

Senin, 18 Mei 2015 | 15:34 WIB
Kakatua Peliharaan Keluarga Gus Dur Diserahkan ke Pemerintah
Burung kakatua jambul kuning di kantor BKSDA DKI Jakarta [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Istri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid, menyerahkan burung kakatua jambul kuning peliharaannya kepada pemerintah sebagai langkah mendukung konservasi satwa yang dilindungi negara, Senin (18/5/2015).

Sinta yang menyerahkan kakatua jambul kuning berusia 10 tahun kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Sinta mengatakan burung tersebut merupakan kenangan keluarga atas Gus Dur.

"Tadinya kami memelihara burung kakatua jambul kuning juga, tapi setelah Gus Dur meninggal, burung itu mati, maka kami memelihara kakatua jambul kuning yang lain. Jadi kami serahkan ini untuk dipelihara oleh negara," katanya.

Sinta bercerita burung kakatua jambul kuning yang tadinya dipelihara Gus Dur dan mati itu bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Namun, karena mati, keluarga Gus Dur memelihara burung kakatua jambul kuning baru untuk mengenang almarhum. Kakatua jambul kuning itulah yang diserahkannya kepada pemerintah.

"Sayang, kakatua jambul kuning yang ini tidak bisa menyanyi. Nanti tolong diajari menyanyi ya," katanya.

Siti Nurbaya, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan rasa terima kasih atas kesadaran Sinta Wahid dalam mendukung konservasi satwa yang dilindungi negara itu.

Menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan penyerahan satwa langka bernama Latin Cacatua sulphurea merupakan contoh bagi masyarakat Indonesia dan juga dunia atas konservasi satwa yang dilindungi negara.

"Terima kasih untuk Ibu Sinta Wahid, burung ini kami terima dengan baik, semoga menjadi contoh yang baik," katanya.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah membuka Posko Save Kakatua Jambul Kuning di lobi Blok I Gedung Manggala Wanabakti dan kantor BKSDA DKI Jakarta dari pukul 09.00-17.00 WIB.

Pembukaan posko merupakan reaksi pemerintah menanggapi kasus penyelundupan kakatua jambul kuning yang dimasukkan ke dalam botol air mineral awal Mei 2015 di Surabaya, Jawa Timur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKSDA Sudah Capek Urus Kakatua, Masih Saja Dikerjai Orang

BKSDA Sudah Capek Urus Kakatua, Masih Saja Dikerjai Orang

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 16:24 WIB

DPRD DKI Minta BKSDA Terus Menerus Razia Pasar Satwa

DPRD DKI Minta BKSDA Terus Menerus Razia Pasar Satwa

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 15:52 WIB

Tangis Saat 'Si Jambul Kuning' Pergi

Tangis Saat 'Si Jambul Kuning' Pergi

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 14:45 WIB

Kamis Ini BKSDA DKI Terima 4 Kakatua Jambul Kuning

Kamis Ini BKSDA DKI Terima 4 Kakatua Jambul Kuning

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 14:13 WIB

Boleh Pelihara Satwa Langka, Ini Syaratnya

Boleh Pelihara Satwa Langka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 06:11 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×