Dugaan Korupsi Dana Bansos, Kejagung Tahan Wakil Bupati Cirebon

Arsito Hidayatullah, Erick Tanjung

Selasa, 19 Mei 2015 | 13:42 WIB
Dugaan Korupsi Dana Bansos, Kejagung Tahan Wakil Bupati Cirebon
Gedung Kejaksaan Agung (Suara.com/Herawatmo)

Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi Al Gotas, terkait kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2009-2012.‎ Tasiya dilaporkan sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejagung, pada Senin (18/5/2015) malam.

‎"Dia ditahan selama 20 hari ke depan," ungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kejagung, Tony Spontana, Selasa (19/5/2015).

‎Tony menjelaskan, Tasiya sebelumnya ditangkap penyidik di sebuah rumah susun di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (18/5) sore. Penahanan ini berdasarkan Surat Perintah Penahanan nomor: Print-62/F.2/Fd.1/05 /2015, tanggal 18 Mei 2015.

"Yang bersangkutan ditangkap karena mangkir dari panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka," ujarnya.

Disebutkan Tony, politisi PDI Perjuangan itu ditahan setelah menjalani pemeriksaan. ‎Dia bertanggung jawab atas penyaluran dana bansos dan hibah Kabupaten Cirebon, di mana diduga dana itu dikorupsi.

"Dia diperiksa (soal) apakah ada atau tidak kegiatan fiktif yang dilakukan oleh tersangka," katanya.

Sekadar diketahui, kasus dugaan korupsi dana bansos ini merugikan keuangan negara sebesar Rp1,8 miliar. Dalam kasus ini, kejaksaan telah menetapkan seorang bernama Soemadi serta dua orang lainnya sebagai tersangka. Dua tersangka sebelumnya itu adalah Subekti Suno dan Emon Purnomo selaku koordinator penyalur dana bansos. Mereka juga sudah ditahan.

Atas tindakannya itu, para tersangka‎ dijerat pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 juncto pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 juncto pasal 20 tahun 2001 juncto pasal 64 ayat 1 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Bahas Penyelesaian Kasus HAM Berat di Kejagung

Pemerintah Bahas Penyelesaian Kasus HAM Berat di Kejagung

News | Selasa, 21 April 2015 | 17:17 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×