Waspada Beras Plastik dari Cina

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 20 Mei 2015 | 07:17 WIB
Waspada Beras Plastik dari Cina
Aktivitas pedagang beras. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Beras imitasi yang terbuat dari plastik dari Cina sudah beredar di Indonesia. Jalur perdagangannya dikabarkan sudah sampai Bekasi, Jawa Barat.

Beras ini diproduksi secara massal dan menjual beras palsu kepada warga pedesaan di Cina. Korea Weekly Hong Kong melaporkan beras itu terbuat dari kentang, ubi jalar, dan resin industri plastik. Asosiasi Restoran Cina mengibaratkan memakan tiga mangkuk nasi palsu ini, setara dengan mengonsumsi satu kantong plastik. Efek samping untuk manusia bisa memicu kanker.

Saat ini Kepolisian Resort Bekasi Kota mendatangkan ahli pertanian untuk memastikan apakah beras yang diamankan merupakan beras asli atau plastik. Sebab polisi baru mendapatkan laporan dari masyarakat.

"Soal beras palsu (plastik) itu kan baru omongan dari masyarakat, makanya perlu kita cek dulu," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resort Bekasi Kota Ajun Komisaris Polisi Siswo kepada Suara.com, Selasa (19/5/2015) malam.

Menurut informasi yang berkembang di masyarakat, kata Siswo, beras tersebut kalau dimasak, hasilnya berbeda dari biasanya. Pengecekan barang bukti beras yang diduga berbahan plastik itu akan dilakukan secepatnya.

Sampai Selasa malam, belum ada laporan dari warga yang melapor menjadi korban. Tapi, kalau nanti terbukti berasnya terbuat dari campuran plastik, polisi akan menindaktegas orang yang mengedarkannya.

Sebelumnya, Kepolisian Sektor Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat menutup kios di Pasar Mutiara Gading, Kecamatan Mustikajaya, yang disinyalir menjual beras sintetis kemarin.

"Dari kios itu, kita juga mengamankan seorang penjualnya bernama Sembiring beserta empat orang karyawannya untuk diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Kepolisian Sektor Bantargebang Komisaris Gatot Suyanto.

Gatot mengatakan temuan tersebut berawal dari laporan warga dan sejumlah kabar yang beredar di media sosial Facebook dan Instagram. Menanggapi kasus tersebut, Kepala Sub Bagian Humas Polres Bekasi Kabupaten Inspektur Polisi Satu Makmur mengatakan sejauh ini belum ada laporan yang masuk.

Pemerintah harus gerak cepat

Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo mendesak Kementerian Pertanian segera menyikapi kasus beras yang diduga imitasi dan mengandung bahan plastik yang ditemukan di Kota Bekasi, Jawa Barat. Upaya penarikan beras yang diduga imitasi harus dilakukan

"Kami mendesak Kementerian Pertanian melakukan investigasi dan menarik beras tersebut jika ada, dan harus mengetahui latar belakang mengapa beras palsu itu ada, padahal kan Indonesia sudah tidak mengimpor beras, makanya kenapa kok ini bisa kecolongan," kata Edhy.

Penanganan jangka pendek terhadap kasus tersebut, kata Edhy, bisa dilakukan dengan mencari siapa yang paling bertanggungjawab dalam peredaran beras yang diduga palsu.

"Karena kita nggak bisa menjaga kalau alat penjaganya tidak diperkuat. Komisi IV ke depan akan bahas RUU tentang karantina. Supaya clear jangan saling salahkan. Kita salahkan Cina, Cina pun mengklaim dari sana kan belum tentu," kata dia.

"Ini ujian bagi kita, test case untuk kita, latihan untuk kita, bahwa ini, ke depannya akan semakin banyak yang akan dihadapi di era globalisasi ini," kata anggota Fraksi Gerindra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gawat, Konsumsi Beras Plastik Bisa Picu Kanker

Gawat, Konsumsi Beras Plastik Bisa Picu Kanker

Health | Selasa, 19 Mei 2015 | 18:47 WIB

DPR Desak Pemerintah Tanggapi Serius Temuan Beras Plastik

DPR Desak Pemerintah Tanggapi Serius Temuan Beras Plastik

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 18:07 WIB

Beras Palsu Masuk Indonesia, DPR Tuding Pemerintah Kecolongan

Beras Palsu Masuk Indonesia, DPR Tuding Pemerintah Kecolongan

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 16:39 WIB

Beras Plastik Diduga Beredar di Kota Bekasi, Pakar Didatangkan

Beras Plastik Diduga Beredar di Kota Bekasi, Pakar Didatangkan

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 15:04 WIB

Jual Beras Imitasi, Kios Beras di Pasar Mutiara Bekasi Disegel

Jual Beras Imitasi, Kios Beras di Pasar Mutiara Bekasi Disegel

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 14:24 WIB

Pemkot Bekasi Uji Sampel Beras Diduga Berbahan Sintetis

Pemkot Bekasi Uji Sampel Beras Diduga Berbahan Sintetis

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 13:51 WIB

Perusahaan Cina Produksi Beras Imitasi dari Plastik

Perusahaan Cina Produksi Beras Imitasi dari Plastik

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 07:01 WIB

Mendag: Stok Beras Aman Jelang Ramadhan

Mendag: Stok Beras Aman Jelang Ramadhan

Bisnis | Senin, 18 Mei 2015 | 15:57 WIB

Stok Beras Jelang Puasa

Stok Beras Jelang Puasa

Foto | Rabu, 13 Mei 2015 | 16:22 WIB

Optimalkan Kinerja Bulog, Daerah Diimbau "Update" Hasil Panen

Optimalkan Kinerja Bulog, Daerah Diimbau "Update" Hasil Panen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2015 | 07:53 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×