Polisi Bergerak Usut Kasus Beras Plastik yang Ancam Nyawa Warga

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2015 | 13:35 WIB
Polisi Bergerak Usut Kasus Beras Plastik yang Ancam Nyawa Warga
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi konferensi pers kasus beras plastik [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Kepolisian Resort Bekasi Kota sudah memeriksa tiga warga terkait kasus beras plastik. Mereka adalah penjual bubur di Mutiara Gading, Bekasi Timur, Dewi Septiani (29), dan pedagang beras di Pasar Mutiara Gading Timur.

"Kaitannya dengan tindaklanjut kasus tersebut, dari jajaran kepolisian kemarin sudah melakukan langkah-langkah terhadap orang yang menjual. Saksi sudah ada dari pemilik toko, yang menjual beras, ada dua atau tiga saksi," kata Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Ajun Komisaris Polisi Moehadi di Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5/2015).

Moehadi mengatakan polisi akan mengusut kasus beras plastik hingga terbongkar semuanya.

"Kami tetap melakukan penyelidikan, yang terus berkoordinasi dengan BPOM, bahwa beras tersebut berasal darimana. Kita semaksimal mungkin dan secepat mungkin menanganinya," katanya.

Secara terpisah, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengimbau masyarakat lebih hati-hati dalam membeli beras. Pasalnya, zat berbahaya yang terkandung dalam beras plastik sangat berbahaya bagi organ tubuh manusia.

"Iya, saya menyarankan kepada masyarakat agar hati-hati dalam membeli beras, sebab saat ini dipastikan ada beras bukan alami," kata Rahmat.

Pembuktian beras plastik didasarkan pada hasil pengujian laboratorium Sucofindo yang diumumkan hari ini di kantor Wali Kota Bekasi.

"Setelah kami melakukan identifikasi fisik, kemudian kami lakukan identifikasi lebih lanjut, dan ini diketemukan ada suspect, dalam arti ada senyawa lain di luar komponen beras, kemudian kami lakukan pengujian lagi, kami scrining dulu dengan alat spectro infrared, untuk melihat apakah ada unsur polimer, dan hasilnya terdapat komponen yang sangat identik dengan senyawa Polimer Chlorida, yang digunakan untuk pembuatan pipa, kabel, dan kebanyakan untuk kebutuhan industri," kata Kepala Bagian Pengujian Laboratorium Sucofindo, Adisam ZN.

Beras yang diteliti laboratorium diambil bersama jajaran Pemerintahan Kota Bekasi dan polisi dari agen penjual beras dan toko bubur milik Dewi Septiani di Mutiara Gading, Bekasi Timur.

Adisam mengatakan pemeriksaan dilakukan secara teliti. Pemeriksaan juga dilakukan dengan menggunakan identifikasi kandung plasticer plastik. Proses ini menggunakan alat yang sangat sensitif.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, didapat tiga senyawa yang terdapat dalam beras, yakni senyawa BBB (Benzyl Butyl Phtalate), DEHP (Bis 2-ethylhexyl Phtalate), dan DINP (Diisononyl Phtalate).

Tiga senyawa tersebut, katanya, biasa digunakan untuk pelembut atau pelentur pipa agar tidak kaku.

"Kemudian kami identifikasi lagi, apakah ada senyawa lain, kami gunakan lagi dengan alat lebih sensitif, ada senyawa apa saja, hasilnya diketemukan karakteristik, tiga senyawa di atas yang umumnya digunakan plasticer atau pelembut, agar kabel atau pipa mudah dibentuk agar tidak kaku bahwa sampel beras ini ada tambahan senyawa dari luar," katanya.

Dengan melihat kandungan dalam beras, katanya, kalau dikonsumsi beras tersebut sangat berpengaruh bagi organ tubuh manusia. Dalam jangka pendek akan menyebabkan terjadinya sakit perut, sedangkan dalam jangka panjang akan menimbulkan kanker.

"Akibat jangka pendeknya kalau habis makan pasti sakit perut, dan kalau terus menerus dikonsumsi dalam waktu lama akan menyebabkan kanker," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Beras Plastik, Wali Kota Bekasi Bantah Kecolongan

Soal Beras Plastik, Wali Kota Bekasi Bantah Kecolongan

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 13:28 WIB

Beras Plastik Beredar, Komisi VI: Pemerintah Wajib Turun ke Pasar

Beras Plastik Beredar, Komisi VI: Pemerintah Wajib Turun ke Pasar

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2015 | 13:05 WIB

Temuan Beras Plastik di Bekasi Dikecam Berbagai Negara

Temuan Beras Plastik di Bekasi Dikecam Berbagai Negara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2015 | 12:55 WIB

Beras Plastik Terbukti, Polisi: Gila Itu, Tidak Ingat Allah

Beras Plastik Terbukti, Polisi: Gila Itu, Tidak Ingat Allah

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 12:08 WIB

Dampak Beredarnya Beras Plastik

Dampak Beredarnya Beras Plastik

Foto | Kamis, 21 Mei 2015 | 12:04 WIB

Cara Gampang Temukan Ciri-ciri Beras Asli dan Plastik

Cara Gampang Temukan Ciri-ciri Beras Asli dan Plastik

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 11:49 WIB

Terkini

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:30 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:01 WIB

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 08:42 WIB

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:36 WIB

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:20 WIB

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:11 WIB

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:00 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB