Di Gedung Baru DPR akan Dibangun Area Khusus Demonstran

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2015 | 14:37 WIB
Di Gedung Baru DPR akan Dibangun Area Khusus Demonstran
Rapat Paripurna DPR RI [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto meresmikan rencana pembangunan alun-alun di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2015). Alun-alun ini akan dibangun tepat di depan ruang Nusantara III. Lokasinya yang sekarang jadi taman rusa, lapangan futsal, dan tempat parkir.

Peresmian alun-alun dihadiri empat pimpinan DPR, yaitu Setya Novanto, Fahri Hamzah, Taufik Kurniawan, dan Agus Hermanto. Hadir pula Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti dan Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR Roem Kono.

Fahri yang juga Ketua Tim Implementasi Reformasi DPR mengatakan alun-alun berguna sebagai sarana aspirasi rakyat. Sebab, kata dia, selama ini, belum ada ruangan khusus untuk aksi demonstrasi di kawasan DPR. Unjuk rasa dilakukan di ruang pinggir jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.

"Kalau di sini orang berdemo, kita juga bisa langsung mendengarnya. Jadi rakyat dengan DPR akan semakin dekat," kata Fahri.

Selain untuk tempat untuk berdemokrasi, kata Fahri, alun-alun juga bisa digunakan sebagai ruang publik, seperti yang juga dilakukan negara-negara maju.

"Kita serahkan lahan kita 20 hektar untuk rakyat," kata Fahri.

Alun-alun merupakan satu dari tujuh rencana DPR melakukan renovasi kompleks Parlemen. Rencana lainnya ialah membangun museum dan perpustakaan, serta ruangan untuk anggota dan staf ahli DPR.

Winantuningtyastiti mengatakan anggaran untuk merealisasikan rencana tersebut, sekarang belum ada karena masih dalam pembahasan assesment.

Namun, katanya, anggaran untuk rangkaian pembahasan rencana pembangunan sudah ada. Dana untuk pembahasan, kata dia, diambil dari alokasi mata anggaran diskusi.

"Kita kan ada alokasi untuk diskusi. Pastinya (dananya) saya belum tahu. Tapi yang sangat standar (nominalnya). Ada perhitungannya, ada standar umum untuk di kementerian, lembaga, misalnya Rp2,8 juta untuk satu orang. Untuk saat ini setiap diskusi ada ada 6-8 orang. Dan sudah berapa kali diskusi, yang di dalam gedung (DPR) sudah ada 6 kali, di luar banyak. Kita belum susun laporan lengkap," kata Winantuningtyastiti.

Dia berharap pembangunan gedung baru DPR bisa cepat terwujud karena menurutnya bangunan yang ada sekarang kurang memadai..

"Ya gini, itu untuk mengungkapkan fakta-fakta,ini misalnya untuk pembangunan gedung untuk kapasitas 800 orang. Untuk sekarang itu untuk staf, tamu, dan lain-lain, sehari, sampai 4.000 orang. Bayangkan lalu lintas itu. Saya yang khawatir, karena saya yang akan dapat sanksi kalau ada apa-apa. Faktanya juga dua kali kena gempa dan banyak mengalami keretakan-retakan, saya berdoa mudah-mudahan tidak ada apa-apa, karena saya tidak bisa mencegah orang beraktifitas," katanya.

Saat ini, ruangan untuk anggota adalah 28-30 meter persegi. Dengan rata-rata seorang anggota dewan memiliki tujuh orang staf, maka ruangan dirasakan kurang memadai.

"Sekarang stafnya tujuh, jadi berdelapan sama anggota. Bayangkan 28 meter persegi berdelapan itu kan sangat tidak layak. Itu standarnya 117 meter persegi," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seperti Inilah Alun-alun Demokrasi  yang Direncanakan DPR

Seperti Inilah Alun-alun Demokrasi yang Direncanakan DPR

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 13:13 WIB

Gedung Baru, Reformasi untuk DPR

Gedung Baru, Reformasi untuk DPR

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 22:19 WIB

Peringati Harkitnas, DPR Malah Gelar Pameran Keris

Peringati Harkitnas, DPR Malah Gelar Pameran Keris

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 17:01 WIB

DPR Rapat Paripurna RAPBN 2016 dengan Menteri Ekonomi

DPR Rapat Paripurna RAPBN 2016 dengan Menteri Ekonomi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2015 | 11:49 WIB

Usai Konsultasi dengan Jokowi, UU Pilkada Kembali ke Komisi II

Usai Konsultasi dengan Jokowi, UU Pilkada Kembali ke Komisi II

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 12:55 WIB

Terkini

Vietnam Uji Coba Larangan Motor Bensin di Pusat Kota Hanoi, Langkah Serius Tekan Polusi Udara

Vietnam Uji Coba Larangan Motor Bensin di Pusat Kota Hanoi, Langkah Serius Tekan Polusi Udara

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:40 WIB

Kepala BGN Tegaskan 19.000 Sapi Bukan Kebutuhan Harian MBG: Hanya Simulasi

Kepala BGN Tegaskan 19.000 Sapi Bukan Kebutuhan Harian MBG: Hanya Simulasi

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:39 WIB

Kapal Kontainer Ditembak Kapal Perang di Dekat Selat Hormuz

Kapal Kontainer Ditembak Kapal Perang di Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:35 WIB

Trump Sempat Mau Pencet Tombol Senjata Nuklir, Tapi Dihalangi Jenderal Caine

Trump Sempat Mau Pencet Tombol Senjata Nuklir, Tapi Dihalangi Jenderal Caine

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:26 WIB

40 Warga Israel Ditahan di Bandara Rusia, Diintrogasi 5 Jam

40 Warga Israel Ditahan di Bandara Rusia, Diintrogasi 5 Jam

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:22 WIB

Bendera Israel Berkibar di Masjid Al-Aqsa

Bendera Israel Berkibar di Masjid Al-Aqsa

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:12 WIB

Pejabat Kontraterorisme Era Donald Trump Diskors, Terseret Dugaan Skandal Sugar Daddy

Pejabat Kontraterorisme Era Donald Trump Diskors, Terseret Dugaan Skandal Sugar Daddy

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:07 WIB

Agar Kompetensi Optimal, Menaker Dorong Tugas Magang Sesuai Pendidikan

Agar Kompetensi Optimal, Menaker Dorong Tugas Magang Sesuai Pendidikan

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:00 WIB

Harga Minyak Naik! Pemprov DKI Larang MinyaKita Jadi Bansos Demi Jamin Stok di Pasar

Harga Minyak Naik! Pemprov DKI Larang MinyaKita Jadi Bansos Demi Jamin Stok di Pasar

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:51 WIB

Kemnaker Perkuat Vokasi untuk Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri

Kemnaker Perkuat Vokasi untuk Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:49 WIB