Array

Ide Pulau Galang Jadi Camp Pengungsi Rohingya Sulit Diwujudkan

Esti Utami Suara.Com
Kamis, 21 Mei 2015 | 17:08 WIB
Ide Pulau Galang Jadi Camp Pengungsi Rohingya Sulit Diwujudkan
Ratusan etnis Rohingya dan Bangladesh di tempat penampungan sementara, Kuala Langsa, Provinsi Aceh [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Pulau Galang di Kepulauan Riau sulit dijadikan tempat penampungan pengungsi Rohingya, karena lokasi yang pernah menjadi penampungan pengungsi Vietnam itu sudah ditetapkan sebagai cagar budaya.

"Bagi kami, camp Vietnam menjadi cagar budaya, karena ada nilai historisnya. Enggak bisa, karena sudah lama tidak dihuni, itu situs sejarah. Harus ada renovasi. Kondisi asrama, rumah sakit, kayak gitu," kata Direktur Humas dan Promosi Badan Pengusahaan Batam Purnomo Andi Antono di Batam, Kamis (21/5/2015). BP Kawasan Batam merupakan institusi yang bertugas mengelola Kawasan Batam, termasuk Pulau Galang.

Menurut Purnomo, ide itu sulit direalisasikan, kecuali ada perintah dari Pemerintah Pusat.  Ia mengatakan peruntukkan Camp Vietnam adalah untuk kebutuhan pariwisata.

"Kalau dari pusat mengubah itu, kami ikut. Selama ini tidak dialokasikan untuk itu," kata dia.

Ia menambahkan jika pemerintah menetapkan pulau itu untuk pengungsi Rohingya maka perlu dilakukan renovasi, karena kondisinya sangat memprihatinkan.  Ide untuk menjadikan Pulau Galang menjadi tempat pengungsi Rohingya pertama kali disuarakan pengamat hukum internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana di Jakarta.

Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos) akan terus berkordinasi dengan segenap pihak untuk memberikan perlindungan kemanusiaan kepada para pengungsi Rohingya yang saat ini berada di kawasan provinsi Aceh.

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa sesuai dengan hasil dari rapat koordinasi (rakor) di Kementerian Politik Hukum dan Ham (Polhukam) bahwa Organisasi Migrasi Internasional (IOM) yang akan bertanggung jawab sepenuhnya atas pengungsi Rohingya ini.

Lebih dari 600 pengungsi Bangladesh dan Rohingya asal Myanmar mendarat di Pantai Langsa, Aceh Timur, Jumat (15/5/2015) pagi. Rombongan ini adalah yang kedua setelah rombongan pertama terdampar di perairan Aceh utara, Minggu (10/5/2015). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI