Kantongi 500 Juta, Cici Tegal Akui Dapat Uang Dari Siti Fadilah

Laban Laisila, Nikolaus Tolen

Jum'at, 22 Mei 2015 | 13:28 WIB
Kantongi 500 Juta, Cici Tegal Akui Dapat Uang Dari Siti Fadilah
Cici Tegal di Gedung KPK. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Artis Sri Wahyuningsih alias Cici 'Tegal' mengaku menerima uang dari mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari senilai Rp500 juta.

Hal itu disampaikan Cici usai diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siang ini, Jumat (22/5/2015).

Dia menjelaskan kalau uang itu diyakini bukan dari kas kementerian, melainkan dari uang pribadi Siti Fadilah.

"Temen deket, temen pengajian. Dapet 500 juta dan kayaknya sih uang pribadi soalnya nggak ada surat-surat atau harus tanda tangan panjang gitu. Nggak ada," kata Cici di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2015).

Menurutnya, uang tersebut peroleh setelah dirinya membuat dan menyebarkan proposal kepada beberapa pihak, baik itu lembaga, perusahaan maupun ke pribadi-pribadi.

Karena itu, dia mengaku kalau uang yang didapatnya saat itu untuk mendukung acara konser religi merupakan uang sponsor.

"Itu kan sponsor, waktu itu aku bikin konser musik religi, terus cari sponsor, bikin proposal, nyebar kemana-mana. Ke departemen, ke pejabat, pribadi, ke perusahaan, dan dapatlah aku dari ibu, jadi itu uang sponsor sebetulnya," cerita Cici.

Cici juga mengaku bahwa pertanyaan yang disampaikan oleh penyidik KPK sama dengan yang sisampaikan penyidik Bareskrim Mabes Polri dulu.

Namun, yang menjadi pembeda saat ini adalah bahwa tersangkanya bukan lagi Rustam Syarifudin, melainkan Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.

"Terkait pengadaan alat kesehatan tapi tersangkanya baru. Pertanyaannya sama persis, jawabannya juga sama persis," tutup Cici.

Dia dimintai keterangan perihal aliran dana dari mantan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari guna kegiatan konser musik religi yang diadakan Yayasan Orbit binaan Din Syamsuddin.

Siti Fadilah ditetapkan tersangka oleh lembaga antikorupsi pada April 2014 silam. Dia disangka menyalahgunakan wewenang saat menjabat sebagai menteri era mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kala itu, Siti bertanggungjawab dalam proyek pengadaan alat kesehatan pada tahun 2007.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korupsi Mantan Menkes, KPK Periksa Artis Cici Tegal

Korupsi Mantan Menkes, KPK Periksa Artis Cici Tegal

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 12:56 WIB

KPK Kembali Dalami Kasus Mantan Menteri Kesehatan

KPK Kembali Dalami Kasus Mantan Menteri Kesehatan

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 12:49 WIB

KPK Panggil Wakil Ketua DPRD Tangsel terkait Kasus Korupsi Alkes

KPK Panggil Wakil Ketua DPRD Tangsel terkait Kasus Korupsi Alkes

News | Senin, 16 Maret 2015 | 13:00 WIB

Siti Fadilah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

Siti Fadilah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

News | Jum'at, 04 April 2014 | 18:05 WIB

Terkini

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:26 WIB

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:16 WIB

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:01 WIB

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:28 WIB