Mereka Mencari Suu Kyi untuk Peduli dengan Rohingya

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Minggu, 24 Mei 2015 | 11:46 WIB
Mereka Mencari Suu Kyi untuk Peduli dengan Rohingya
Aksi teaterikal Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI). (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Puluhan anak muda yang tergabung dalam Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) menggelar aksi solidaritas untuk ratusan warga etnis Rohingya dan Bangladesh yang mengalami diskriminasi dan kekerasan. Aksi dilakukan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (24/5/2015).

Sebagian dari ribuan Rohingya kini mengungsi ke Aceh. Sebelumnya mereka sempat terombang-ambing di laut lepas hingga akhirnya diselamatkan masyarakat Aceh Timur.

‎Puluhan pemuda dan pemudi ini melakukan aksi teatrikal di kolam pancuran Bundaran HI. Menggunakan ban, mereka dalam posisi mengapung di kolam untuk memperagakan kondisi warga Rohingya.

Mereka membawa poster yang bertuliskan, 'Jamin Keamanan Untuk Rohingya', 'Pesawat Hilang Dicari, Ribuan Manusia Mengapung Tidak Ada Yang Peduli, dan 'Where Are You MRS. Aung San Suu Kyi?'. Koordinator aksi, Ide Bagus Arief mengatakan Indonesia harus menunjukkan kepedulian terhadap etnis Rohingya yang mengalami diskriminasi.

"Dalam dimensi humanisme, tidak ada manusia yang kadar kemanusiaannya melebihi manusia lainnya. Orang-orang Rohingya berhak penuh atas kemanusiaan, dilindungi dan keadilan," kata pria yang akrab disapa Togar ini kepada Suara.com di lokasi aksi.

Menurut Togar, Indonesia sebagai negara pelopor di ASEAN‎ tidak boleh tinggal diam atas penderitaan yang dialami warga Rohingya. Mereka berbulan-bulan terombang ambing di lautan lepas, meninggalkan tanah kelahirannya karena diancam, ditekan bahkan dibunuh.

"Kami menyerukan ASEAN untuk menyelesaikan persoalan pengungsi Rohingya dengan mendesak pemerintah Myanmar menghentikan diskriminasi dan rasisme. Memberikan dan menjamin hak-hak sipil politik warga Rohingya," terangnya.

Selain itu, Indonesia dan negara-negara Asean lainnya harus memastikan orang-orang Rohingya mendapatkan hak perlindungan dan keamanan baik di negaranya maupun di pengungsian. Dia juga mendesak Pemerintah Myanmar agar segera memberikan perlindungan bagi etnis Rohingya dan menjamin keamanan mereka tinggal di kampung halamannya.

‎"Jika sampai Desember 2015 saat Asean Community dan MEA dimulai, kasus Rohingya tidak selesai, maka Myanmar harus dicabut keanggotaannya dari ASEAN," ‎tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Pilu Ayatullah, Bocah Rohingya yang Terpisah dari Orang Tua

Kisah Pilu Ayatullah, Bocah Rohingya yang Terpisah dari Orang Tua

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 05:01 WIB

Akhirnya, Myanmar Bersedia Dialog Soal Rohingya

Akhirnya, Myanmar Bersedia Dialog Soal Rohingya

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 13:35 WIB

Indonesia Tanggung Biaya Hidup Pengungsi Rohiya Selama Setahun

Indonesia Tanggung Biaya Hidup Pengungsi Rohiya Selama Setahun

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 06:58 WIB

Sering Jadi Transit Imigran, Pemerintah Harus Punya Aturan Jelas

Sering Jadi Transit Imigran, Pemerintah Harus Punya Aturan Jelas

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 13:58 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×