Menteri Yohana: Video Asusila Anak karena Kurangnya Pencegahan

Jum'at, 29 Mei 2015 | 05:03 WIB
Menteri Yohana: Video Asusila Anak karena Kurangnya Pencegahan
Ilustrasi video porno. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise mengatakan, adanya video asusila anak terjadi karena kurangnya tindakan pencegahan oleh berbagai pihak dalam mengantisipasi adanya modus-modus kejahatan baru.

"Itu (video asusila anak) masalah yang baru muncul, modus baru. Menurut saya, (itu) disebabkan kita di Indonesia tidak memikirkan tindakan alternatif atau pencegahan. Jadi suatu saat muncul tindakan yang tidak kita pikirkan, konsep itu (pencegahan) tidak ada," kata Yohana, dalam acara Penghargaan Anugerah Perempuan Indonesia (API) 2015, di Kementerian PP dan PA, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Lebih jauh, Yohana mengaku khawatir, adanya video asusila anak itu jika diakses anak-anak yang lain, dapat menyebabkan mereka menggunakan daya khayal secara bebas dan secara tidak sadar menirunya. Selain itu, video asusila tersebut juga dikhawatirkannya dapat menyebabkan kekerasan seksual pada anak meningkat.

Padahal orang dewasa yang lebih paham, menurut Yohana, seharusnya membimbing dan melindungi anak-anak, bukan malah mengajari hal yang tidak seharusnya. Untuk itu, dia mengatakan akan menggelar Rakornas dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta Kepolisian RI (Polri), untuk menyusun strategi dalam mengatasi masalah tersebut.

"Kita rencananya akan membuat Rakornas Kementerian PP dan PA, Kominfo dan Kepolisian, untuk membicarakan situs pornografi, termasuk prostitusi online dan kekerasan seksual orang tua pada anak," ujarnya.

Yohana pun kembali mengimbau kepada para orangtua, untuk mengawasi anaknya dan mengajarkan pendidikan seks dini dengan benar dan sesuai usia, untuk menghindari adanya pelecehan seksual pada anak.

Diketahui, video anak kecil yang melakukan adegan seks di hadapan beberapa orang lainnya, sempat muncul di situs video dan menghebohkan pengguna jejaring sosial internet. Video berdurasi empat menit delapan detik itu pun menyebar di media sosial. Dalam video itu, terdapat orang dewasa yang memegang kamera dan memberikan perintah dalam bahasa daerah. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI