Oknum TNI AU Vs Kopassus, DPR Panggil Panglima TNI dan Menhan

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 04 Juni 2015 | 11:12 WIB
Oknum TNI AU Vs Kopassus, DPR Panggil Panglima TNI dan Menhan
Sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Komisi I DPR berencana memanggil Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu untuk meminta penjelasan terkait perkelahian antara anggota TNI AU dan Kopassus di kafe Bimo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Akibat perkelahian ini satu anggota TNI AU bernama Serma Zulkifli meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.

"Senen pagi tanggal 8 (Juni), Panglima TNI dan Menhan. Karena luas wilayahnya lain dan masalah pembinaan yang harus dibahas," kata anggota Komisi I, TB Hasanuddin, Kamis (4/6/2015).

Menurut Hasanuddin perkelahian sesama prajurit tersebut lebih karena tindakan indisipliner.

Hasanuddin mengatakan menurut aturan prajurit maupun perwira tidak dibenarkan keluyuran ke kafe-kafe.

"Untuk apa prajurit itu sampai bermalam-malam di sana. Ini harus diinvestigasi sejauh mana. Peristiwa ini melihatnya lebih pada ketidakdisiplinan prajurit," kata politisi PDI Perjuangan.

Hasanuddin menyayangkan sampai jatuh korban jiwa gara-gara tindakan indisipliner tersebut.

Hasanuddin setuju ada evaluasi pendidikan TNI.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno menyebut bentrokan tersebut sebagai kenakalan remaja.

Dia menyamakannya seperti bentrokan antara satpam dan ormas Front Betawi Rempug di Mall Of Indonesia, Jakarta Utara, belum lama ini.

"Itu kan kenakalan anak remaja saja. Contoh bentrokan satpam dengan FBR (Front Betawi Rempug), tapi kebetulan ini tentara saja. Hanya karena ledekan-ledekan, ini biasa kenakalan anak remaja. Ledekan Itu anak muda dari militer," kata Tedjo.

Detasemen Polisi Militer IV/4 Surakarta menyatakan 17 saksi telah diperiksa di Markas Denpom dalam kasus perkelahian yang melibatkan anggota Grup 2 Kopassus dan TNI AU di kafe Bimo.

Komandan Denpom IV/4 Surakarta Letkol CPM Witono mengatakan 17 saksi, antara lain empat karyawan kafe dan tiga anggota TNI AU.

Witono mengatakan lima anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan sudah dijadikan tersangka. Kelimanya sudah ditahan di Markas Denpom IV/4 Surakarta.

Kelima tersangka berinisial Serda SU, Pratu HE, Pratu DE, Serda GS, dan Pratu LS.

Dikatakan, jumlah tersangka masih bisa bertambah atau justru berkurang karena masih bersifat dugaan. Motif kejadian ini diduga dilatari senggolan antar mereka sampai kemudian terjadi perkelahian.

"Kasus ini masih pengembangan sehingga belum bisa diinformasikan secara detil. Kami menjunjung tinggi praduga tidak bersalah," kata Witono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kopassus Jangan Cuma Dilatih Tempur, Tapi Juga Kendali Emosi

Kopassus Jangan Cuma Dilatih Tempur, Tapi Juga Kendali Emosi

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 15:47 WIB

Bentrok Anggota Kopassus - TNI AU, Masalah Pribadi Jadi Institusi

Bentrok Anggota Kopassus - TNI AU, Masalah Pribadi Jadi Institusi

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 15:38 WIB

Ini Dia Lima Anggota Kopassus Tersangka Pengeroyok Anggota TNI AU

Ini Dia Lima Anggota Kopassus Tersangka Pengeroyok Anggota TNI AU

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 14:13 WIB

Serma Zulkifli yang Tewas Dikeroyok Oknum Kopassus Dikenal Ramah

Serma Zulkifli yang Tewas Dikeroyok Oknum Kopassus Dikenal Ramah

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 10:55 WIB

Terkini

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:35 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:25 WIB

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:22 WIB

×