Ahok Didukung Jadi Gubernur Lagi, Ini Kata Nasdem

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Senin, 08 Juni 2015 | 18:41 WIB
Ahok Didukung Jadi Gubernur Lagi, Ini Kata Nasdem
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berada di tengah warga di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus angkat bicara mengenai dukungan yang muncul melalui laman www.temanahok.com. Laman itu mengajak warga Jakarta untuk kembali memilih Ahok sebagai Gubenur DKI di Pilkada 2017 mendatang.

"Bagus lah. Kalau ada upaya membantu Ahok ya silakan," kata Bestari di gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (8/6/2015).

Bestari yang merupakan Anggota Komisi D DPRD DKI ini mengaku tidak mempermasalahkan jika masyarakat  menyatakan dukungan kepada Ahok.  

"Itu kan tidak menyalahi aturan," katanya.

Meski demikian, Bestari mengatakan belum tentu seluruh warga DKI mendukungAhok. Apalagi, kata dia, saat ini belum banyak aspirasi masyarakat yang diserap Ahok.

"Bagi sebagian orang yang merasa belum terakomodir dalam pembangunan ini mungkin akan berpikir-pikir," kata Bestari.

Lebih jauh, Bestari menambahkan, dukungan tersebut harus mengikuti prosedur Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)

"Kan mekanisme dan formulir maupun berkas dukungan yang standar KPU belum terbit. Kalau sudah sesuai, maka timingnya (waktunya) sudah pas," katanya.

Selain menyatakan dukungan, pengelola laman tersebut juga mengajak agar warga mengumpulkan KTP untuk mengantisipasi Ahok yang mungkin maju dari jalur independen.

Dalam situs, 'Teman Ahok' menjelaskan, mengenai tata cara pengumpulan KTP. Mereka juga menyediakan form khusus yang bisa diunduh warga.

Form itu salah salah satunya berisi bahwa warga yang sudah memberikan dukungan kepada Ahok, tidak akan memberikan dukungan kepada calon lain.

"Pemilih harus mengisi form tidak mendukung calon lain di lembar Model TA 1-TMN Ahok. Sertakan fotokopi KTP ukuran asli yang ditempel dalam form ini dengan sisi menghadap ke depan," tulis 'Teman Ahok' dalam situs tersebut Senin (8/6/2015).

Warga diminta mengirimkan form ke PO BOX 1072 JKS 12010 atau ke Sekretariat Teman Ahok yang beralamat di Komplek Graha Pejaten No 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12510.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Sunat Jam Kerja PNS Selama Ramadhan

Ahok Sunat Jam Kerja PNS Selama Ramadhan

News | Senin, 08 Juni 2015 | 14:09 WIB

Apa Kabar Larangan PNS DKI Bawa Kendaraan Pribadi di Hari Jumat?

Apa Kabar Larangan PNS DKI Bawa Kendaraan Pribadi di Hari Jumat?

News | Sabtu, 06 Juni 2015 | 06:44 WIB

Ahok Imbau Lulung Menyerahkan Diri Saja ke Polisi

Ahok Imbau Lulung Menyerahkan Diri Saja ke Polisi

News | Kamis, 04 Juni 2015 | 13:54 WIB

Pesan Lulung ke Ahok: Baik-baik Sama Djarot, Musuh Udah Banyak

Pesan Lulung ke Ahok: Baik-baik Sama Djarot, Musuh Udah Banyak

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 20:01 WIB

Terkini

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:37 WIB

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

Batam | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:28 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:59 WIB

Kasus Dugaan Pencurian Vincent Leocarlius Disetop, Polisi Sebut Uang Dikembalikan Lebih Rp25 Juta

Kasus Dugaan Pencurian Vincent Leocarlius Disetop, Polisi Sebut Uang Dikembalikan Lebih Rp25 Juta

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:52 WIB

WALHI Minta Presiden Perkuat Pengawasan Penanganan Karhutla

WALHI Minta Presiden Perkuat Pengawasan Penanganan Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42 WIB

×