Pengacara: Rekonstruksi Pembunuhan Angeline Janggal

Siswanto

Kamis, 11 Juni 2015 | 14:33 WIB
Pengacara: Rekonstruksi Pembunuhan Angeline Janggal
Haposan Sihombing, pengacara Agus. Agus adalah tersangka pembunuh Angeline (8) [suara.com/Sukiswanti]

Suara.com - Setelah menyaksikan proses pra rekontruksi dan olah tempat kejadian perkara terhadap kasus pembunuhan Angeline (8) di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, Kamis (11/06/2015), Haposan Sihombing, pengacara tersangka pembunuh bernama Agus, menilai banyak kejanggalan yang terjadi.

"Di dalam rumah itu ada banyak orang. Tapi, terkesan dalam adegan hanya seorang diri saja yang melakukan aksi pembunuhan terhadap Angeline," katanya.

Menurut Haposan tidak semua adegan yang diperagakan Agus dapat dilihat secara utuh. Sebab, kata dia, pra rekonstruksi berlangsung cepat.

Bahkan, Haposan mengaku tidak melihat Agus melakukan adegan mengikat leher Angeline dengan tali, sebagaimana yang disampaikan sebelumnya.

"Saat pra rekonstruksi tadi ada tali yang disediakan, tetapi saya tidak melihat Agus mengikat," katanya.

Menurut keterangan tersangka kepada polisi, selain membunuh Angeline, dia juga melakukan pelecehan seksual terhadap bocah yang baru kelas II SD itu.

Dalam kasus ini, polisi baru menetapkan seorang tersangka, yaitu Agus, bekas pembantu rumah. Ibu tiri Angeline, Margaret, dan dua kakak tiri Angeline sampai saat ini masih diperiksa polisi.

Agus ditetapkan menjadi tersangka oleh Polresta Denpasar pada Rabu (10/06/2015) malam.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orang tua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015). Bahkan, Margaret sampai memposting foto Angeline, lalu tersebar di media sosial.

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah, dekat kandang ayam.

Jenazah Margaret ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut.

Angeline merupakan anak yang diadopsi Margaret sejak usia tiga hari. Orang tuanya bernama Hamidah dan Rosidin, warga Banyuwangi, Jawa Timur. (Sukiswanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belajar dari Kasus Angeline, Aturan Adopsi Anak Harus Diperketat

Belajar dari Kasus Angeline, Aturan Adopsi Anak Harus Diperketat

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:16 WIB

Ini Isi Perjanjian Adopsi Angeline 8 Tahun Lalu

Ini Isi Perjanjian Adopsi Angeline 8 Tahun Lalu

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:09 WIB

Diadopsi Sejak Bayi, Amidah Bertemu Angeline Sudah Jadi Mayat

Diadopsi Sejak Bayi, Amidah Bertemu Angeline Sudah Jadi Mayat

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:00 WIB

Anggota DPR Marah-marah Tahu Kondisi Angeline yang Tragis

Anggota DPR Marah-marah Tahu Kondisi Angeline yang Tragis

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 13:27 WIB

Tips Menjaga Anak dari Kasus Kekerasan Seksual

Tips Menjaga Anak dari Kasus Kekerasan Seksual

Health | Kamis, 11 Juni 2015 | 13:15 WIB

Terkini

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

×