Kemenangan Ihsan Pastikan Tim Putra Indonesia ke Final

Reky Kalumata | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2015 | 21:55 WIB
Kemenangan Ihsan Pastikan Tim Putra Indonesia ke Final
Ihsan Maulana Mustofa (PBSI)

Suara.com - Tim Putra bulutangkis Indonesia maju ke final. Kemenangan Ihsan Maulana Mustofa atas tunggal putra Malaysia Mohamad Arif Abdul Latif memastikan kemenangan tim bulu tangkis putra Indonesia 3-2 atas Malaysia.

Ihsan mampu menundukkan Arif pada pertandingan partai kelima putaran semifinal yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium Singapura, Kamis (11/6/2015) malam, dengan skor 21-12, 22-20.

"Saya bersyukur diberi hati yang yakin. Saya yakin dengan permainan sendiri. Soal beban itu pasti ada, tetapi saya pilih fokus ke pertandingan saja, tidak mikir menang kalah," kata Ihsan selepas pertandingan di Singapura.

Pelatih tim bulu tangkis putra Indonesia, lanjut Ihsan, selalu mendukungnya untuk berpikir positif. Bahkan, para pelatih itu selalu menyampaikan jika Ihsan punya kemampuan fisik dan teknik lebih baik dari Arif.

Kemenangan Ihsan mengukuhkan dominasi tim bulu tangkis putra Merah-Putih atas tim Malaysia dengan kedudukan 3-2 serta mengantarkan Indonesia pada putaran final.

Sebelumnya pada partai pertama, Jonatan Christie takluk atas tunggal putra Malaysia Chong Wei Feng dengan skor 18-21, 21-13, 15-21 selama 52 menit pertandingan.

"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi saya belum dapat menyumbang poin. Sebetulnya lawan tidak terlalu menyulitkan secara teknis, tetapi saya banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Jonatan.

Pada partai kedua, pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi mampu membuktikan janji mereka untuk menyumbang poin bagi tim sekaligus menyeimbangkan kedudukan 1-1 untuk tim Indonesia atas Malaysia.

"Kami akan terus berusaha bermain satu demi satu hingga menuju putaran final nanti," kata Ricky selepas mengalahkan pasangan Tan Wee Kiong/Goh Wei Shem dengan skor 21-17, 15-21, dan 21-17.

Firman Abdul Kholik yang turun pada partai ketiga harus mengakui keunggulan tunggal putra andalan Malaysia Lee Chong Wei. Chong Wei menambah kedudukan untuk Malaysia setelah mencetak skor 21-19, 21-10.

"Iya, saya merasa Lee bermain seperti menahan kekuatan. Pada game kedua, grafik bermain Lee seperti terus meningkat. Tempo permainannya sangat cepat pada game kedua. Saya tertinggal dan susah untuk mengejar tempo bermainnya," kata Firman.

Indonesia kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 atas Malaysia setelah ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil mengalahkan pasangan Mak Hee Chun/Teo Kok Siang dengan skor 21-10, 21-13.

"Malam ini kami merasa bermain lebih sabar dan lebih tenang. Kami bisa menerapkan pola permainan kami dan ini membuat lawan menjadi panik dan bingung," kata Marcus.

Indonesia akan berhadapan dengan tim Thailand pada putaran final pertandingan nomor beregu putra cabang bulu tangkis SEA Games ke-28. Pertandingan itu akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium Singapura, Jumat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB