Kostum Dinilai Pamerkan Aurat, Pesenam Putri Malaysia Tuai Kritik

Ruben Setiawan

Minggu, 14 Juni 2015 | 15:36 WIB
Kostum Dinilai Pamerkan Aurat, Pesenam Putri Malaysia Tuai Kritik
Farah Ann Abdul Hadi. (Reuters/Singapore SEA Games Organising Committee)

Suara.com - Peraih medali emas SEA Games 2015 cabang senam asal Malaysia, Farah Ann Abdul Hadi, menuai kritik karena kostum leotard yang dikenakannya saat berlaga dinilai mempertontonkan aurat. Ketua kontingen SEA Games dari Malaysia, Datuk Norza Zakaria, menilai tak sepatutnya Farah dikritik sedemikian rupa hanya karena pakaiannya.

Menurut Zakaria, Farah sudah menyumbangkan beberapa medali bagi kontingen Malaysia. Dua diantaranya merupakan medali emas.

"Bagi saya, putri dari Abdul Hadi, Farah Ann dan Katrina sudah berbuat banyak bagi negara. Keduanya menyumbangkan enam medali buat kontingen dan mereka tidak pantas diperlakukan demikian," kata Zakaria.

"Saya pikir, setiap orang harus memberikan mereka penghargaan sesuai dengan prestasi mereka, ketimbang mengkritik hal-hal yang tidak perlu," sambung Zakaria.

Sekretaris Federasi Senam Malaysia, N. Shanmugarajah, mengatakan, pakaian leotard yang dikenakan Farah sudah sesuai dengan standar internasional.

"Pakaian leotard yang dikenakan para pesenam kami sudah disetujui oleh Federasi Senam Internasional dan mereka harus mengenakannya jika ingin ikut dalam kompetisi," kata Shanmugarajah.

Kendati meraih dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu selama SEA Games, penampilan Farah dikritik habis-habisan di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Farah mencoba bijak.

"Tong kosong nyaring bunyinya. Saya amat menghargai hal itu. Saya cinta kalian semua," kicau Farah lewat akun Twitternya.

Banyak yang mengkritik, namun tak sedikit pula yang memberi dukungan kepada Farah.

"Abaikan para pembenci dan nikmatilah momenmu," kata seorang pengguna Twitter.

"Jadilah dirimu sendiri. Abaikan seluruh komentar kasar tentang dirimu. Sebagian besar dari kami masih mendukungmu," kicau Tweep lainnya.

"Baju apa yang kalian harapkan untuk dia pakai? Baju kurung?" sahut lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×