Atap Rumah dan Mobil Warga Medan Tertutup Abu Sinabung

Siswanto

Rabu, 17 Juni 2015 | 11:30 WIB
Atap Rumah dan Mobil Warga Medan Tertutup Abu Sinabung
Lava pijar mengalir ketika terjadi guguran kubah lava Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara, Selasa (16/6). (Antara)

Suara.com - Tebaran abu vulkanik Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali dirasakan warga Medan sebagai dampak masih terjadinya guguran awan panas dari gunung.

Warga Jalan STM, Medan, Juli, Rabu (17/6/2015), menyebutkan teras rumah dan kendaraannya diselimuti abu cukup tebal.

Abu, katanya, sudah dirasakan sejak semalam dan semakin banyak pada pagi hingga siang ini.

"Sudah dilap dan dipel berulang kali, tetapi sebentar saja, abu sudah penuh di lantai teras dan kendaraan," katanya.

Abu vulkanik menimbulkan sesak nafas sehingga dia menggunakan masker meski saat di dalam rumah.

Akibat abu Sinabung, sebagian besar warga Medan, khususnya pengendara sepeda motor, terlihat menggunakan masker.

"Semoga Sinabung tidak erupsi apalagi meletus, karena tidak terjadi saja, tebaran abunya sudah sangat mengganggu," ujar warga Medan lainnya penduduk Taman Harapan Indah, Setia Budi, Henny.

Abu vulkanik itu juga menggangu kawasan Deliserdang.

"Abu vulkanik terlihat lebih banyak di sini (Deliserdang) dari di Medan," kata Ita, warga Tanjung Morawa, Deliserdang.

Menurut Ita, kalau tidak ada hujan Selasa malam, abu mungkin semakin banyak pada Rabu.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan sejak dinaikkannya status Gunung Sinabung menjadi Awas (level IV) kemarin pukul 23.00 Wib, erupsi dan luncuran awan panas gunung tersebut masih berfluktuasi hingga kini.

Ditingkatkannya status Awas disertai dengan bertambahnya area yang harus dikosongkan yaitu tujuh kilometer di sisi tenggara dan selatan dari puncak kawah Sinabung menyebabkan jumlah pengungsi juga terus bertambah.

Pada Senin (15/6/2015) malam sebanyak 7.549 jiwa (1.986 KK) warga Desa Jaraya, Kutatengah, Sigarang Garang, Mardingding, Kutagugung dan Kutarayat dievakuasi oleh aparat BPBD Karo bersama TNI, Polri dan relawan.

Kondisi itu menyebabkan jumlah pengungsi saat ini menjadi 10.714 jiwa (2.882 KK) yang tersebar di 10 pos penampungan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunung Sinabung Awas, Antisipasi Korban Warga Diungsikan

Gunung Sinabung Awas, Antisipasi Korban Warga Diungsikan

News | Minggu, 07 Juni 2015 | 12:12 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×