Australia Jawab Surat Indonesia Soal Penyuapan

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 20 Juni 2015 | 00:30 WIB
Australia Jawab Surat Indonesia Soal Penyuapan
Perdana Menteri Australia Tony Abbott. (Reuters/Ruben Sprich)

Suara.com - Dubes Australia untuk Indonesia, Paul Grigson menyampaikan surat Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop kepada Menlu Retno Marsudi. Surat itu merupakan jawaban pertanyaan penyuapan kapten kapal imigran gelap untuk berbalik ke perairan Indonesia.

Dubes Grigson mengatakan bertemu dengan Menlu Retno di Kantor Kemlu di Pejambon, Jakarta, Jumat (19/6/2015). Dia diminta Menlu Bishop untuk menyampaikan surat yang dikirim dari Canberra pekan lalu.

"Tugas tersebut sudah saya laksanakan dan dapat saya sampaikan bahwa Australia tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Indonesia untuk memberantas penyelundupan manusia dalam berbagai bentuk, seperti yang berulang kali disampaikan oleh perdana menteri kami (Tony Abbott)," kata dia.

Sebelumnya, pihak Indonesia telah melakukan investigasi terhadap enam Anak Buah Kapal (ABK) dan kapten kapal yang ditangkap otoritas Indonesia terkait perdagangan dan penyelundupan manusia. Dari investigasi tersebut, diperoleh jawaban bahwa mereka disuap oleh otoritas Australia untuk membawa kembali kapal mereka yang berisi penumpang imigran gelap untuk kembali ke wilayah Indonesia.

Pemerintah Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi secara tegas telah meminta klarifikasi terkait keterangan itu kepada pemerintah Australia sehingga diperoleh informasi yang lebih jelas. Hanya saja PM Abbott hanya memberikan jawaban mengambang yang tidak membenarkan maupun menampik isu tersebut.

Abbott justru menyalahkan pemerintah Indonesia yang tak mampu menjaga wilayah perairannya sehingga menyebabkan kapal imigran lolos menuju perairan Australia.

Sementara, Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir mengatakan surat dari Menlu Bishop telah diterima Menlu Retno dengan baik dan telah dibaca. Namun di dalamnya tidak ada sesuatu yang mengonfirmasi kebenaran maupun sanggahan secara jalas terkait penyuapan tersebut.

"Permintaan klarifikasi yang diminta Ibu Menlu kepada Dubes Australia tidak disampaikan dalam surat tersebut," kata dia.

Arrmanatha menambahkan sikap pemerintah Australia yang tidak memberikan informasi yang baru dan jelas maka tidak bisa disalahkan jika Indonesia menganggap penyuapan tersebut memang terjadi di lapangan.

"Tak bisa disalahkan bila Indonesia menganggap benar terjadi suap, terlepas dari komitmen yang disampaikan Australia untuk mengatasi penyelundupan manusia, namun kenyataan di lapangan tidak demikian," ujar dia.

Jubir Kemlu juga menegaskan bahwa Indonesia sangat berkomitmen untuk mengatasi masalah penyelundupan dan perdagangan manusia, namun tetap dibutuhkan kerja sama internasional, baik oleh negara asal, negara transit dan negara tujuan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suap Pencari Suaka, JK Tuding Australia Langgar Konvensi PBB

Suap Pencari Suaka, JK Tuding Australia Langgar Konvensi PBB

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 18:46 WIB

SilkAir Buka Penerbangan ke Cairns

SilkAir Buka Penerbangan ke Cairns

Press Release | Selasa, 16 Juni 2015 | 18:26 WIB

Menlu Minta Australia Jelaskan Soal 'Pembayaran' Perahu Suaka

Menlu Minta Australia Jelaskan Soal 'Pembayaran' Perahu Suaka

News | Sabtu, 13 Juni 2015 | 19:01 WIB

PBB: Australia Suap Penyelundup, Bawa Imigran Ilegal ke Indonesia

PBB: Australia Suap Penyelundup, Bawa Imigran Ilegal ke Indonesia

News | Sabtu, 13 Juni 2015 | 06:15 WIB

Dubes Australia untuk Indonesia Sudah Kembali ke Jakarta

Dubes Australia untuk Indonesia Sudah Kembali ke Jakarta

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 13:14 WIB

RI Gugat Australia Soal Kemasan Polos Rokok

RI Gugat Australia Soal Kemasan Polos Rokok

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 18:47 WIB

Benda Mencurigakan di Dekat Kediaman Konjen Australia di Sanur

Benda Mencurigakan di Dekat Kediaman Konjen Australia di Sanur

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 11:16 WIB

Australia Pangkas Bantuan, Ini Komentar Menlu

Australia Pangkas Bantuan, Ini Komentar Menlu

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 00:01 WIB

Bantuan Australia ke Indonesia Dipangkas 40 Persen

Bantuan Australia ke Indonesia Dipangkas 40 Persen

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 21:22 WIB

Partai Seks Protes Karena Dicoret oleh KPU Australia

Partai Seks Protes Karena Dicoret oleh KPU Australia

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 12:16 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB