Pemuda PKPI Tolak Sutiyoso Jadi Kepala BIN

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 28 Juni 2015 | 10:47 WIB
Pemuda PKPI Tolak Sutiyoso Jadi Kepala BIN
Jaringan Mahasiswa Indonesia melakukan aksi di depan Gedung DPP PDI Perjuangan. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penolakan mantan Gubernur DKI Jakarta menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) terus berlanjut. Kali ini penolakan itu sampaikan sejumlah aktivis dari Pemuda Untuk Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Mereka menggelar aksi damai di kawasan car free day di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2015) pagi. Merea membentangkan spanduk bertuliskan #TolakSutiyoso Jadi Kepala BIN.

Koordinator aksi, Mulyadi Yasin menilai Sitiyoso masih mempunyai catatan hitam dimasa lalu dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia pada 27 Juli 1996.

“Ya kami di sini menyuarakan suara rakyat. Kalau kami menolak Pak Sutiyoso menjadi kepala BIN. Karena kita tahu Sutiyoso memiliki catatan hitam dimasa lalu. Waktu itu pada 27 Juli Sutiyoso menjadi Pangdam Jaya, saat itu ada penyerangan di kantor DPP PDI. Selain itu saat ini dia masih menjadi ketua partai,” kata Mulyadi.

Mulyadi kecewa Presiden Joko Widodo mengingkari janjinya untuk tidak membagi-bagikan kursi di kabinnetnya. “Kecewa juga mba, soalnya dulu dia (Jokowi) janji enggak akan bagi-bagi kursi atau apalah itu, tapi nyatanya sekarang dia bagi-bagi kursi. Sutiyoso belum layak karena masih banyak catatan hitam dimasa lalu,” ungkapnya.

Sebelumnya, PDI Perjuangan mendukung keputusan Presiden Jokowi atas penunjukan Sutiyoso sebagai Kepala BIN. Meskipun yang bersangkutan disebut-sebut terlibat dalam peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli.

"Sebagaimana partai pemerintah tentu saja kami berikan dukungan (penunjukan Sutiyoso), sama sebagaimana presiden menunjuk Panglima TNI, Kapolri, kita menghormati keputusan presiden," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat bertandang ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, di Jakarta, Kamis malam (25/6/2015).

Berkaitan dugaan keterlibatan Sutiyoso dalam peristiwa kelam Kudatuli yang berdampak langsung pada PDI Perjuangan, Hasto mengatakan, pihaknya meyakini pria yang akrab disapa Bang Yos itu akan memberikan klarifikasinya.

Hasto menyampaikan, partai banteng akan menggunakan forum uji kepatutan dan kelayakan Sutiyoso untuk mengonfirmasi mengenai hal itu.

"Kami akan menggunakan momentum pembahasan dalam meningkatkan profesionalitas alat negara. Saya pikir pak Sutiyoso akan memberikan penjelasan dan klarifikasi, karena PDI P sebagai partai yang memiliki sejarah terkait peristiwa 27 Juli kami akan meminta penjelasan," kata dia.

Hasto menekankan, partainya tidak pernah berhenti memperjuangkan keadilan terkait peristiwa kelam orde baru itu. Dijumpai pada kesempatan berbeda, Letjen (Purn) TNI Sutiyoso mengaku tidak khawatir masalah Kerusuhan 27 Juli 1996 atau Kuda Tuli menghambatnya sebagai Kepala Badan Intelijen Negara. Menurut Sutiyoso, para petinggi politik sudah mengerti persoalan itu, termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lupakan Kudatuli, Partai Banteng Dukung Sutiyoso Jadi Kepala BIN

Lupakan Kudatuli, Partai Banteng Dukung Sutiyoso Jadi Kepala BIN

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 07:08 WIB

Sutiyoso: Masalah Kuda Tuli Sudah Selesai

Sutiyoso: Masalah Kuda Tuli Sudah Selesai

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 22:30 WIB

DPR Uji Kelayakan Sutiyoso Jadi Kepala BIN Pekan Depan

DPR Uji Kelayakan Sutiyoso Jadi Kepala BIN Pekan Depan

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 12:49 WIB

Tolak Sutiyoso Jadi Kepala BIN

Tolak Sutiyoso Jadi Kepala BIN

Foto | Senin, 22 Juni 2015 | 15:27 WIB

Lepaskan Jabatan Ketum PKPI, Sutiyoso Digantikan Isran Noor

Lepaskan Jabatan Ketum PKPI, Sutiyoso Digantikan Isran Noor

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 21:59 WIB

Sutiyoso Mundur dari PKPI Supaya Lancar Jadi Kepala BIN

Sutiyoso Mundur dari PKPI Supaya Lancar Jadi Kepala BIN

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 13:22 WIB

Mahasiswa Teriak Tolak Sutiyoso Jadi Kepala BIN, Akhirnya Dilepas

Mahasiswa Teriak Tolak Sutiyoso Jadi Kepala BIN, Akhirnya Dilepas

News | Senin, 15 Juni 2015 | 17:15 WIB

Teriak Tolak Sutiyoso Jadi Kepala BIN di DPR, Mahasiswa Diamankan

Teriak Tolak Sutiyoso Jadi Kepala BIN di DPR, Mahasiswa Diamankan

News | Senin, 15 Juni 2015 | 16:56 WIB

Komisi I DPR Gelar Uji Kelayakan Sutiyoso Pekan Depan

Komisi I DPR Gelar Uji Kelayakan Sutiyoso Pekan Depan

News | Senin, 15 Juni 2015 | 13:24 WIB

Jokowi Pilih Sutiyoso, Ini Komentar Kepala BIN

Jokowi Pilih Sutiyoso, Ini Komentar Kepala BIN

News | Senin, 15 Juni 2015 | 12:51 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:37 WIB

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:33 WIB

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:29 WIB

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47 WIB

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:26 WIB

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:17 WIB

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:07 WIB

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:45 WIB

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33 WIB