Takut Gagal, Reka Ulang Pembunuhan Angeline Dijaga Ketat

Siswanto Suara.Com
Senin, 06 Juli 2015 | 07:17 WIB
Takut Gagal, Reka Ulang Pembunuhan Angeline Dijaga Ketat
Rumah ibu angkat Angeline, Margaret, di Jalan Sedap Malam 26, Denpasar, Bali, Minggu (21/6/2015) [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Proses reka ulang kasus pembunuhan Angeline (8) di rumah ibu angkatnya, Margaret, di Jalan Sedap Malam 26, Denpasar, Bali, Senin (5/7/2015) sekitar jam 09.00 Wita, akan dijaga ketat oleh anggota polisi.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar Komisaris Polisi I Nyoman Nuryana mengatakan penjagaan ketat di sekitar lokasi reka ulang tujuannya agar prosesnya berjalan lancar.

“Pengamanan kita lakukan mulai dari menuju Tempat kejadian perkara dari arah selatan maupun dari arah utara," kata dia, Minggu (5/7/2015).

Selain menjaga TKP, petugas juga akan dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas.

Pengamanan dilakukan secara ketat karena diprediksi akan banyak orang datang ingin menyaksikan reka ulang kasus yang sebulan terakhir menyedot perhatian publik.

Dalam rekonstruksi, mantan pembantu Margaret yang menjadi tersangka pembunuh Angeline, Agustinus, akan dihadirkan. Agus akan diminta memperagakan bagaimana dia melakukan aksi.

Rencananya, Margaret yang juga menjadi tersangka pembunuh Angeline juga dihadirkan ke lokasi.

Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007. Sejak itu, Angeline belum pernah bertemu orangtua kandung, Hamidah dan Rosidik.

Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang menjadi tersangka kasus pembunuhan. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu Margaret dan kedua Margaret. Sebelumnya, Margaret juga sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus penelantaran anak.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).

Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut.  Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.

Angeline juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus.  (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI