Kejar Deadline Proposal, Bank Yunani Ditutup Sampai Pekan Depan

Esti Utami | Suara.com

Kamis, 09 Juli 2015 | 08:57 WIB
Kejar Deadline Proposal, Bank Yunani Ditutup Sampai Pekan Depan
Para pensiunan antre di depan bank nasional di Athena, Yunani, untuk mendapatkan sebagian tunjangan mereka. (Reuters/Jean Paul Pellisier)

Suara.com - Bank-bank di Yunani akan tetap ditutup sampai Senin (13/7/2015) pekan depan untuk melakukan 'konsolidasi' menyusul hasil referandum yang menolak talangan dari Eropa. Kementerian Keuangan Yunani menyebut langkah tersebut diambil karena pemerintah berpacu untuk datang dengan proposal baru yang akan disajikan kepada kreditor di menit-menit terakhir guna menghindari keluar dari zona euro.

"Libur bank diperpanjang sampai dengan 13 Juli," kata kementerian keuangan dalam pernyataannya, Rabu (8/7/2015). Sebuah sumber kementerian juga mengatakan, batas penarikan akan tetap tidak berubah.

Bank-bank telah ditutup sejak 28 Juni, dengan penarikan oleh warga Yunani dibatasi sampai 60 euro (66 dolar AS) untuk mencegah kekurangan likuiditas, setelah pemerintah menyerukan referendum tentang persyaratan kreditor Uni Eropa-IMF untuk dana talangan (bailout) internasional.

Referendum itu menghasilkan 61 persen warga Yunani menolak proposal dana talangan terbaru kreditor, memperburuk hubungan antara Athena dan banyak mitranya di Eropa.

Berbicara di hadapan Parlemen Eropa pada Rabu pagi, Perdana Menteri Alexis Tsipras berjanji untuk menyajikan rencana reformasi "kredibel" sebelum batas waktu Kamis yang ditetapkan oleh para pemimpin Eropa yang jengkel.

Pemerintah Yunani telah berjanji untuk memulai reformasi pensiun dan pajak pekan berikutnya, seperti yang dituntut oleh kreditor, dengan imbalan pinjaman tiga tahun untuk menyeret sistem keuangannya kembali dari ambang kehancuran.

"Besok kita akan secara terbuka mengajukan proposal kami dengan reformasi terpercaya dalam upaya mencapai apa yang telah kita sebut kompromi jujur," Tsipras mengatakan kepada Presiden Yunani Prokopis Pavlopoulos setelah kembali dari Strasbourg.

Sebagai imbalannya, Tsipras mengatakan ia mencari "janji yang jelas" pada pendanaan dan pengurangan utang publik Yunani yang menghancurkan.

Kontrol modal telah mempertahankan bank-bank Yunani berjalan tetapi pihak berwenang telah kesulitan untuk mempertahankan pasokan ATM dengan uang tunai dan hambatan tambahan untuk impor telah menyebabkan kekhawatiran kekurangan barang dan obat-obatan. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:02 WIB

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:57 WIB

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:52 WIB

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:48 WIB

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:43 WIB

Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah

Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:39 WIB

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:30 WIB

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:29 WIB

Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama

Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:27 WIB