Jelang Lebaran, Harga Cabai di Sini Rp100 Ribu/Kg

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 11 Juli 2015 | 07:55 WIB
Jelang Lebaran, Harga Cabai di Sini Rp100 Ribu/Kg
Cabai keriting di Pasar Senen, Jakarta (Antara)

Suara.com - Harga cabai rawit yang dijual pedagang pengecer sayuran di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak beberapa hari terakhir mengalami kenaikan drastis. Kenaikan hingga mencapai Rp100.000 per kilogram.

Kenaikan ini terjadi hanya dalam waktu 1 pekan. Sebelumnya pekan lalu harga cabai di sana Rp40.000 perkilogram.

"Harga cabai rawit saat ini naik Rp100.000 per kilogram. Pekan lalu harganya masih Rp40.000 per kilogram," kata salah seorang pedagang sayuran di Desa Ujung Padang Yuli, di Mukomuko, Sabtu (11/7/2015).

Harga cabai rawit di wilayah itu menjadi semahal itu lantaran tingginya permintaan dari masyarakat setempat. Sedangkan cabai rawit yang dijual pedagang jumlahnya terbatas.

Ia mengatakan tidak hanya di wilayah itu saja harga cabai rawit mahal. Tapi di pasar tradisional di Desa Lubul Sanai dan Desa Lubuk Pinang harga cabai rawit juga mahal.

"Hampir merata harga cabai rawit di daerah ini sebesar Rp100.000 per kilogram," ujarnya.

Pedagang Gorengan di Desa Ujung Padang Leni mengatakan ia terpaksa menjual bakwan, tahu, dan tempe tanpa cabai rawit.

"Kami tidak membeli cabai rawit karena harganya terlalu mahal. Sebagai gantinya, gorengan ini pakai saos," ujarnya.

Ia mengatakan banyak masyarakat yang membeli gorengan menanyakan cabai rawit. Karena selama ini mereka sudah terbiasa membeli gorengan pakai cabai rawit. Ia berharap harga cabai rawit di wilayah tersebut cepat turun agar gorengannya tetap laris. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fasilitas Mudik Dinilai Belum Ramah Penyandang Disabilitas

Fasilitas Mudik Dinilai Belum Ramah Penyandang Disabilitas

Ramadan | Jum'at, 10 Juli 2015 | 20:08 WIB

Ini Imbauan Kak Seto Untuk Para Pemudik

Ini Imbauan Kak Seto Untuk Para Pemudik

Ramadan | Jum'at, 10 Juli 2015 | 18:56 WIB

Menteri Yohana: Mudik Harus Ramah Anak dan Perempuan

Menteri Yohana: Mudik Harus Ramah Anak dan Perempuan

Ramadan | Jum'at, 10 Juli 2015 | 16:47 WIB

Jumlah Pemudik Mulai Meningkat di Kalideres

Jumlah Pemudik Mulai Meningkat di Kalideres

Ramadan | Jum'at, 10 Juli 2015 | 16:40 WIB

Malam Ini, Jalur Pantura dan Merak Diperkirakan Mulai Padat

Malam Ini, Jalur Pantura dan Merak Diperkirakan Mulai Padat

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 14:45 WIB

DLAAJ Bogor Siapkan 813 Unit Bus untuk Angkut Pemudik

DLAAJ Bogor Siapkan 813 Unit Bus untuk Angkut Pemudik

Ramadan | Jum'at, 10 Juli 2015 | 13:23 WIB

Wah, Dua Sopir Angkutan Lebaran Terbukti Positif Konsumsi Narkoba

Wah, Dua Sopir Angkutan Lebaran Terbukti Positif Konsumsi Narkoba

Ramadan | Jum'at, 10 Juli 2015 | 04:15 WIB

Diskon Jelang Lebaran

Diskon Jelang Lebaran

Foto | Kamis, 09 Juli 2015 | 19:28 WIB

Mendag: Komoditi Jelang Lebaran Aman, Walau Tengkulak 'Bermain'

Mendag: Komoditi Jelang Lebaran Aman, Walau Tengkulak 'Bermain'

Ramadan | Kamis, 09 Juli 2015 | 15:45 WIB

Terminal Cicaheum Bandung Siapkan 278 Bus Mudik

Terminal Cicaheum Bandung Siapkan 278 Bus Mudik

Ramadan | Kamis, 09 Juli 2015 | 15:03 WIB

Terkini

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

×