Hanura Tolak Penundaan Pilkada Serentak

Laban Laisila, Bagus Santosa

Rabu, 15 Juli 2015 | 06:18 WIB
Hanura Tolak Penundaan Pilkada Serentak
Simulasi Pilkada di Gedung KPU. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Bendahara Fraksi Hanura Miryam S Haryani menyatakan, sepuluh temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang kinerja KPU terhadap pelaksanaan Pilkada, jangan dianggap sebagai polemik. Malahan, harusnya dijadikan masukan perbaikan untuk pemerintah dan penyelenggara pilkada serentak.

"Polemik ini justru akan menambah rumit serta mengganggu jalannya pilkada serentak. Semua pihak terkait harus bahu membahu mensukseskan pelaksanaan pilkada serentak ini, salah satunya dengan segera memperbaiki hasil temuan BPK tersebut," kata Miryam saat dihubungi, Jakarta, Selasa (14/7/2015).

Meskipun demikian, anggota Komisi V ini mengatakan, hasil audit BPK ini tidak dapat menunda jadwal pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2015, sehingga tidak perlu lagi memperpanjang desakan agar pilkada serentak diundur.

"Penundaan bukanlah solusi, tapi justru akan menambah masalah baru, karena banyak daerah yg akan terjadi kekosongan kekuasaan. Hal ini bisa berdampak thd banyak hal termasuk stabilitas nasional," ujarnya.

Dia berharap, KPU fokus terhadap  pelaksanaan pilkada serentak ini dalam setiap tahapannya, dan jangan terlalu sibuk ikut menanggapi isu yang hanya ingin mengalihkan perhatian saja.

Miryam menambahkan, bila KPU tidak fokus dan terlalu sibuk menanggapi polemik yang ada justru di sinilah kesuksesan pilkada serentak patut untuk diragukan.

"Saat ini setiap daya upaya harus tercurah untuk memperbaiki hasil temuan BPK serta pelaksanaan setiap tahapan dari pelaksanaan demokrasi elektoral yang akan dilaksanakan secara serentak ini. Hanya dengan cara begitulah pilkada serentak ini bisa lancar dan sukses dalam pelaksanaannya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendagri Jamin Temuan BPK Sudah 90 Persen Diklarifikasi KPU

Kemendagri Jamin Temuan BPK Sudah 90 Persen Diklarifikasi KPU

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 13:11 WIB

Ketua KPU: Temuan BPK Tak Pengaruhi Pelaksanaan Pilkada Serentak

Ketua KPU: Temuan BPK Tak Pengaruhi Pelaksanaan Pilkada Serentak

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 10:51 WIB

Audit BPK: Pilkada Belum Siap, DPR Akan Rapat Dengan Presiden

Audit BPK: Pilkada Belum Siap, DPR Akan Rapat Dengan Presiden

News | Senin, 13 Juli 2015 | 18:50 WIB

Audit KPU Bukan untuk Hambat Pilkada, Tapi Jadi Cambuk

Audit KPU Bukan untuk Hambat Pilkada, Tapi Jadi Cambuk

News | Senin, 13 Juli 2015 | 13:28 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×