Ini Masalah yang Bisa Muncul untuk Tentukan 1 Syawal Sore Nanti

Siswanto

Kamis, 16 Juli 2015 | 12:58 WIB
Ini Masalah yang Bisa Muncul untuk Tentukan 1 Syawal Sore Nanti
Sidang Itsbat Ramadan

Suara.com - Kepala Kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional, Thomas Djamaluddin, mengatakan tak melulu masalah cuaca, cahaya yang sangat tipis juga menjadi ganjalan dalam pengamatan hilal untuk menentukan 1 Syawal 1436 H.

Thomas menambahkan hilal yang terlalu rendah atau terlalu dekat dengan matahari sulit untuk diamati karena kalah terang.

"Masalah utama rukyat atau pengamatan hilal selain cuaca adalah masalah kontras cahaya hilal yang sangat tipis dan redup dengan cahaya senja. Hilal yang terlalu rendah atau terlalu dekat dengan matahari sulit teramati karena kalah terang," ujar Thomas, Kamis (16/7/2015).

Menurut dia, selama ini para pengamat hilal menggunakan teleskop yang berpandu dengan komputer dan dilengkapi kamera digital untuk memperjelas hilal.

"Teleskop yang berpandu komputer dan dilengkapi kamera digital serta sistem olah citra sudah banyak digunakan oleh para pengamat hilal," kata Thomas.

Namun, alat ini tidak bisa meningkatan kontras, sedangkan penggunaan filter untuk meningkatkan kontras cahaya terkendala, karena ada kemiripan pancaran cahaya hilal dan cahaya senja.

Mengenai penetapan 1 Syawal, Thomas mengungkapkan posisi bulan di Indonesia pada Maghrib 16 Juli 2015 secara umum terlalu rendah sehingga hilal kalah terang dari cahaya senja.

"Tingginya kurang dari 3 derajat dan terlalu dekat matahari dengan jarak bulan-matahari kurang dari 6 derajat dengan umur 9,5 jam. Posisi itu menyebabkan hilal kalah terang dari cahaya syafak (cahaya senja)," kata dia.

Melihat ini, maka memunculkan dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, ada saksi yang melihat dan bersedia disumpah. Secara astronomi kesaksian ini ditolak, namun secara syar'i mungkin sidang menerimanya.

"Bila disepakati dalam sidang, Menteri Agama akan memutuskan 1 Syawal 1436 H jatuh pada Jumat, 17 Juli 2015," kata Thomas.

Kemungkinan kedua, tidak ada kesaksian hilal atau jika kesaksian namun ditolak.

Bila hal ini terjadi, Menteri Agama akan memutuskan 1 Syawal pada Sabtu, 18 Juli 2015.

Thomas menambahkan penentuan 1 Syawal saat ini baik oleh LAPAN, PBNU, Muhammadiyah kemungkinan akan seragam, karena masing-masing sudah menggunakan software astronomi yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidang Isbat Idul Fitri Sore Nanti, Jangan Terpengaruh Isu

Sidang Isbat Idul Fitri Sore Nanti, Jangan Terpengaruh Isu

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 12:24 WIB

Din: Ada Kalender Hijriah Internasional Tak Perlu Sidang Isbat

Din: Ada Kalender Hijriah Internasional Tak Perlu Sidang Isbat

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 15:19 WIB

Jika Hilal Tertutup Awan, Idul Fitri Akan Dibahas Sidang Isbat

Jika Hilal Tertutup Awan, Idul Fitri Akan Dibahas Sidang Isbat

News | Minggu, 12 Juli 2015 | 15:11 WIB

16 Juli Pemerintah Gelar Sidang Isbat lebaran

16 Juli Pemerintah Gelar Sidang Isbat lebaran

Ramadan | Selasa, 07 Juli 2015 | 20:58 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×