Pemprov: Tragedi Tolikara Coreng Toleransi di Papua

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 18 Juli 2015 | 23:19 WIB
Pemprov: Tragedi Tolikara Coreng Toleransi di Papua
Simbol toleransi. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Provinsi Papua menyatakan tragedi di Tolikara sangat mencoreng toleransi beragama di Bumi Cenderawasih. Namun masalah itu bisa diselesaikan.

Juru bicara Pemprov Papua, Lamadi de Lamato meyakini kekerasan di Karubaga, Kabupaten Tolikara bisa diselesaikan secara elegan. Tanpa ada persoalan baru yang mengikutinya jika ditangani dengan baik dan benar.

"Kasus di Tolikara sangat mencoreng wajah toleransi beragama di Papua. Kasus ini juga seperti tidak masuk akal. Karena justru terjadi saat Gubernur Papua Lukas Enembe sedang berada di Tolikara dalam rangka kunjungan kerja sekaligus pulang ke kampung halamannya di Mamit," kata Lamadi di Jayapura, Sabtu (18/7/2015) malam.

"Yang tidak masuk akal, penyerangannya terjadi di halaman Koramil. Tidak ingin menuduh, tapi kasus ini terlihat sangat politis," katanya.

Menurut dia, Papua adalah Indonesia. "Di sini toleransinya teramat istimewa tidak seperti di luar Papua. Berita tentang Tolikara yang diakses publik, disertai sejumlah komentar banyak yang keliru, perlu diluruskan dengan fakta yang benar tanpa dibelokkan," katanya.

Pria berkacama itu optimistis bahwa masalah intoleran di Tolikara bisa segera tertangani dan teratasi dengan baik oleh aparat keamanan TNI dan Polri.

"Tentang hal ini, saya yakin semua akan selesai dengan elegan tanpa perlu di politisasi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Tolikara, Polda Papua Tambah 2 Kompi Personel ke Karubaga

Tragedi Tolikara, Polda Papua Tambah 2 Kompi Personel ke Karubaga

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 23:01 WIB

BIN Diminta Bantu Aparat Menyelidiki Tragedi Tolikara

BIN Diminta Bantu Aparat Menyelidiki Tragedi Tolikara

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 21:29 WIB

Maarif Institute: Insiden Tolikara Coreng Kerukunan Beragama

Maarif Institute: Insiden Tolikara Coreng Kerukunan Beragama

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 18:54 WIB

TNI: Tak Ada Warga Sengaja Bakar Musala di Tolikara

TNI: Tak Ada Warga Sengaja Bakar Musala di Tolikara

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 18:47 WIB

Jokowi: Pemerintah Telah Kirimkan 50 Ton Bahan Pangan ke Papua

Jokowi: Pemerintah Telah Kirimkan 50 Ton Bahan Pangan ke Papua

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 17:52 WIB

Pascakerusuhan Tolikara, Jokowi Minta Warga Kedepankan Toleransi

Pascakerusuhan Tolikara, Jokowi Minta Warga Kedepankan Toleransi

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 16:51 WIB

Peristiwa Tolikara, Hidayat Nur Wahid Berharap GIDI Meminta Maaf

Peristiwa Tolikara, Hidayat Nur Wahid Berharap GIDI Meminta Maaf

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 14:10 WIB

PGI Desak Komnas HAM Usut Insiden Tolikara

PGI Desak Komnas HAM Usut Insiden Tolikara

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 15:16 WIB

Ketua Adat Papua: Saya Mohon Maaf Kepada Umat Muslim

Ketua Adat Papua: Saya Mohon Maaf Kepada Umat Muslim

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 13:51 WIB

Ada Acara Lain Digelar Saat Lebaran, Pemda Tolikara Disalahkan

Ada Acara Lain Digelar Saat Lebaran, Pemda Tolikara Disalahkan

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 13:43 WIB

Terkini

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB