Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!

Muhammad Yasir

Senin, 04 Mei 2026 | 17:12 WIB
Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!
Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto saat memusnahkan barang bukti kokain hasil temuan di Sumenep. (ANTARA/HO)
baca 10 detik
  • Polda Jawa Timur memusnahkan 22,22 kilogram kokain temuan pesisir Sumenep pada 4 Mei 2026 untuk mencegah penyalahgunaan barang bukti.
  • Penyelidikan menduga kokain asal Kolombia tersebut masuk ke perairan Indonesia melalui celah pengawasan di sepanjang garis pantai Jawa Timur.
  • Kapolda Jawa Timur mengimbau masyarakat pesisir segera melaporkan penemuan benda asing mencurigakan demi menjaga keamanan dari jaringan narkoba internasional.

Suara.com - Polda Jawa Timur memutuskan untuk segera memusnahkan narkotika jenis kokain seberat 22,22 kilogram, pada Senin (4/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan barang bukti, mengingat nilai ekonomi kokain yang sangat fantastis.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menyebut barang bukti narkoba jenis kokain ini memiliki magnet yang sangat kuat di pasar gelap karena harganya yang selangit.

"Barang-barang ini mempunyai nilai yang menggiurkan. Jadi lebih baik segera dimusnahkan supaya tidak terjadi penyalahgunaan," tegas Nanang di Surabaya, Jawa Timur, Senin (4/5/2026).

Kokain tersebut awalnya ditemukan terdampar di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep, Madura.

Saat pertama kali dievakuasi, berat kotornya mencapai 27 kilogram karena bercampur dengan pasir dan sampah laut.

Namun, setelah dibersihkan secara teliti, berat murni kristal putih tersebut mencapai 22,22 kilogram.

penemuan kokain di pantai Sumenep menggegerkan. [ANTARA]
penemuan kokain di pantai Sumenep menggegerkan. [ANTARA]

Terlacak dari Kolombia

Temuan kokain ini menjadi perhatian aparat penegak hukum. Sebab selama ini, peredaran narkotika di Jawa Timur didominasi oleh sabu, ganja, dan ekstasi.

Kehadiran kokain dalam jumlah masif, kata Nanang, merupakan fenomena baru yang sangat mengkhawatirkan.

baca juga

“Ini menandakan adanya jenis narkotika yang tidak biasa beredar di wilayah ini. Jenis ini sangat mahal dan baru kali ini kami temukan,” ungkap Nanang.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polda Jatim dan Bareskrim Polri, kokain ini diduga kuat berasal dari jaringan kartel internasional di Kolombia yang mencoba merambah pasar baru di Indonesia.

“Kami menganalisis jaringan berdasarkan data kokain dari Kolombia. Ini menjadi indikasi adanya jalur perdagangan gelap internasional yang masuk ke perairan Indonesia,” jelas Nanang.

Menurut Nanang panjangnya garis pantai Jawa Timur yang minim pengawasan sebagai titik lemah yang dieksploitasi jaringan internasional.

Sepanjang tahun 2026 saja, Polda Jatim telah mengamankan barang bukti berupa 72,77 kg sabu, 37,9 kg ganja, serta temuan kokain langka ini.

Atas temuan tersebut, Nanang meminta warga yang bermukim di pinggir pantai untuk lebih proaktif dan waspada.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak ragu melaporkan setiap benda asing atau aktivitas mencurigakan di laut maupun bibir pantai.

“Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba

Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba

News | Senin, 27 April 2026 | 11:36 WIB

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×