Mahasiswa UI Kritis Akibat Kecelakaan Tol Cipali

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 27 Juli 2015 | 02:05 WIB
Mahasiswa UI Kritis Akibat Kecelakaan Tol Cipali
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Shutterstock/Bannu)

Suara.com - Salah satu mahasiswa Program Studi Jepang Universitas Indonesia (UI), Mira Ayu Priscila, masih dalam keadaan kritis setelah kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cikopo-Palimanan menuju Jakarta menimpa keluarganya.

"Kecelakaan tersebut menimpa dua keluarga dengan rincian korban tujuh orang meninggal dan hanya satu yang selamat, yaitu Mira, namun saat ini masih kritis," kata Ketua Himpunan Mahasiswa Japanologi (Himaja) FIB UI Yoga Prayoga saat dihubungi Antara di Jakarta, Minggu (26/7/2015).

Ia mengatakan mahasiswa sastra Jepang angkatan 2010 itu, ada di dalam mobil Kijang Innova bersama ibu, ayah, dua adiknya dan tiga anggota keluarga lain.

Kecelakaan terjadi antara mobil keluarga Mira dengan bus Setia Negara pada Jumat (24/7/2015) malam di kilometer 166.600 menuju Jakarta.

Menurut keterangan salah satu anggota keluarga Mira dalam pernyataan resmi Himaja, Mira saat ini dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras Cirebon dan akan segera dioperasi akibat pengumpulan darah di otak dan paru-paru serta patah tulang.

"Pagi tadi Mira sempat sadar namun belum bisa bergerak. Ia berada di ruang ICU, sedangkan orangtua dan adik Mira sudah dimakamkan di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (26/7/2015) pagi," kata salah satu anggota keluarga Mira, Arisa.

Sejauh ini, pihak Himaja FIB UI sudah menyampaikan berita duka kepada alumni, dosen dan mahasiswa agar tidak terjadi kabar yang simpang-siur di media sosial.

Selain itu, tindakan donasi untuk uang duka juga telah dibuka, yakni melalui rekening atas nama Irva Erdivasari dengan nomor 0329154652 (BNI).

"Kami belum mengetahui berapa dana yang sudah terkumpul, namun kami hanya membantu agar Mira mendapatkan yang terbaik," kata Yoga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harus Ada Sistem Cegah Kecepatan Lebihi 100 KM Per Jam di Cipali

Harus Ada Sistem Cegah Kecepatan Lebihi 100 KM Per Jam di Cipali

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 11:46 WIB

Cipali Kembali Makan Korban, Hari Ini Lima Orang Tewas

Cipali Kembali Makan Korban, Hari Ini Lima Orang Tewas

News | Senin, 06 Juli 2015 | 19:14 WIB

Baru Seminggu Dibuka, 20 Kecelakaan dan Tiga Tewas di Tol Cipali

Baru Seminggu Dibuka, 20 Kecelakaan dan Tiga Tewas di Tol Cipali

News | Senin, 22 Juni 2015 | 18:17 WIB

Makan Korban Terus, Aher Minta Pengguna Tol Cipali Jangan Ngantuk

Makan Korban Terus, Aher Minta Pengguna Tol Cipali Jangan Ngantuk

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 15:32 WIB

Terkini

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:10 WIB