PM Malaysia Pecat Wakil, Empat Menteri dan Jaksa Agung

Ruben Setiawan Suara.Com
Selasa, 28 Juli 2015 | 16:15 WIB
PM Malaysia Pecat Wakil, Empat Menteri dan Jaksa Agung
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. (Reuters/Olivia Harris)

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak me-reshuffle empat menteri dalam kabinetnya pada hari Selasa (28/7/2015), menyusul kian santernya skandal dugaan korupsi yang melibatkan perusahaan investasi milik negara, 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Najib juga mencopot wakilnya, Muhyiddin Yassin, dan seorang jaksa agung Malaysia.

Najib mengatakan, reshuffle dan pencopotan itu didasarkan pada alasan bahwa para menteri berpotensi membuat rakyat berbalik melawan pemerintah lewat pernyataan-pernyataan mereka.

"Keputusan untuk mengganti Tan Sri Muhyiddin Yassin amatlah sulit, namun kepemimpinan adalah tentang melakukan sesuatu yang Anda pikir benar," kata Najib dalam sebuah konferensi pers yang ditayangkan televisi.

"Saya menerima pihak-pihak yang ingin berdebat dan menerima serta mentolerir kritik maupun perlawanan. Namun, proses ini harus terjadi dalam kabinet sebagai bagian proses pengambilan keputusan," lanjut Najib.

Wakil Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dicopot beberapa hari setelah dirinya menyerukan agar Najib menjelaskan skandal dugaan korupsi 1MDB. 1MDB memiliki utang sebesar lebih dari 11 miliar Dolar dan kini sedang diselidiki terkait kemungkinan adanya kesalahan pengelolaan keuangan dan gratifikasi.

Skandal ini menjadi tantangan terbesar bagi Najib, yang notabene memimpin badan penasihat 1MDB, sejak menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia tahun 2009 silam. Skandal ini dapat mengancam keutuhan Barisan Nasional, koalisi partai yang berkuasa di pemerintahan saat ini, di mana UMNO, partai pimpinan Najib, berada di dalamnya.

Selain me-reshuffle empat menterinya, Najib juga mencopot Jaksa Agung Gani Patail, yang memimpin investigasi kasus 1MDB. Najib, yang menempatkan Mohamed Apandi Ali sebagai Jaksa Agung pengganti Gani Patail, tidak memberikan alasan pencopotan Gani.

Lansiran The Wall Street Journal, para penyidik skandal 1MDB kini tengah menelusuri aliran dana sebesar hampir 700 juta Dolar ke sejumlah rekening pribadi milik Najib.

Najib membantah mengambil uang untuk keuntungannya sendiri. Sebaliknya, ia justru menuding skandal dugaan korupsi ini merupakan bagian dari kampanye gelap untuk melengserkannya dari jabatannya.

1MDB juga membantah mentrasfer dana ke Najib. Sebuah laporan yang dikeluarkan pemerintahan interim pun menunjukkan tidak ada yang mencurigakan.

Sebelumnya, Wakil PM Muhyiddin memperingatkan pada koalisi Barisan Nasional akan kemungkinan hilangnya kekuatan di pemerintahan apabila tidak ada keterbukaan soal skandal 1MDB kepada masyarakat. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI