MenPAN-RB Minta Kebon Raya Bogor Dibenahi

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 31 Juli 2015 | 08:10 WIB
MenPAN-RB Minta Kebon Raya Bogor Dibenahi
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan) Yuddy Chrisnandi, saat mendatangi Gedung KPK, Rabu (5/11/2014), guna menyampaikan LHKPN-nya. [Suara.com/Oke Atmaja]

Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi minta Kebun Raya Bogor-LIPI dibenahi agar terawat, lebih rapi, bersih dan indah sehingga pengunjung nyaman, mendorong daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

"Sebagai salah satu sektor penghasil devisa negara, Kebun Raya Bogor harus dirawat dengan baik, tidak boleh ada sampah, tidak boleh ada pohon yang tumbang, indah dipandang keasrian, keamanan juga harus dijaga," kata Menteri di sela-sela kunjungan kerja ke Kebun Raya Bogor-LIPI, Kamis (31/7/2015).

Menteri menjelaskan, Kebun Raya Bogor adalah badan pelayanan umum yang menghasilkan PNBP dari sektor ekowisata, sudah menjadi kewajiban Pemerintah untuk memantau hasil yang diperoleh dari pendapatan fiskal masyarakat dapat kembali ke masyarakat dengan pemeliharaan yang baik, disiplin kerja aparatur negara.

"Ada tanggung jawab Menpan-RB mengingat Kebun Raya Bogor berada di jantung Kota Bogor, merupakan wilayah konservasi untuk serapan air. Hal tersebut harus betul-betul dijaga, tidak boleh dikelola asal-asalan, terlantar, tidak boleh menimbulkan ketidakpuasan di masyarakat," katanya.

Menurut Yuddy, ia ingin memastikan aparatur sipil negara yang digaji oleh rakyat di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terutama Kebun Raya dapat bertugas merawat keasrian kebun raya dan benda cagar budaya yang ada di dalamnya.

Pembenahan ini, lanjut Menteri, sangat perlu dilakukan mengingat saat ini Pemerintah Indonesia di era Presiden Joko Widodo sedang menggalakkan sektor pariwisata yang sangat potensial. Demikiannya Kebun Raya Bogor juga memiliki potensi menghasilkan uang dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Agar bisa menghasilkan devisa negara harus dikelola dengan baik, karena untuk mengajak orang datang ke Kebun Raya Bogor terutama wisatawan asing, informasi menyebar dari mulut ke mulut. Apalagi tidak sedikit turis asing yang datang ke sini," kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Menteri, Kebun Raya Bogor harus dirawat dengan baik. Dan LIPI tidak bisa bekerja sendiri, karena dekat Istana Bogor, maka otoritas istana juga harus dikoordinasikan, demikian juga Wali Kota Bogor. Jangan sampai mau masuk Kebun Raya kesannya kumuh, banyak sampah, dan ada bangunan yang buruk," katanya.

Menteri menyampaikan, fokus Presiden Joko Widodo saat ini, prihatin ketika melihat dan memahami wilayah Indonesia begitu kaya, tetapi tidak punya kesadaran untuk merawat dan memelihara alamnya. Saat Presiden melakukan kunjungan ke Singapura, membahas tentang ekonomi dan industri, salah satu kegiatannya adalah mengunjungi kebun raya di sana.

"Ada kekaguman dari Presiden karena wilayah yang kecil memiliki kebun raya yang luasnya tidak sampai tujuh hektare, dan sumber daya alamnya terbatas, tetapi memiliki tanggung jawab menatanya dan menghasilkan devisa negara," kata Menteri.

Di satu sisi, lanjut Menteri, Presiden sangat prihatin dengan keberadaan Kebun Raya Bogor yang berada di samping Istana Kepresidenan memiliki luas 87 hektare, dan masih banyak kebun raya lainnya di sejumlah daerah dengan luas bahkan ada yang mencapai 100 hektare, namun minim menghasilkan pendapatan devisi dari konservasi sumber daya alamnya.

"Jadi, faktor pendorongnya adalah birokrasi tata kelolanya. Ini menjadi peringatan bagi saya, kenapa kita tidak bisa seperti negara-negara lain," kata Menteri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi

Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:33 WIB

Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran

Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:33 WIB

AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa

AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:27 WIB

Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping

Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:26 WIB

Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal

Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal

Your Say | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang

Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Buntut Insiden Panas vs Persib Bandung, Rizky Ridho Tegaskan Skuad Persija Siap Terima Konsekuensi

Buntut Insiden Panas vs Persib Bandung, Rizky Ridho Tegaskan Skuad Persija Siap Terima Konsekuensi

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:23 WIB

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:18 WIB

BTS Hingga Madonna Siap Perform di Final Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Panggung Spektakuler

BTS Hingga Madonna Siap Perform di Final Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Panggung Spektakuler

Entertainment | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:17 WIB

Terkini

Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi

Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:33 WIB

Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran

Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:33 WIB

Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping

Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:26 WIB

Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang

Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:18 WIB

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat

Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:55 WIB