Kasus Korupsi Tak Pernah Sirna, Warga: Hukum Mati Pelakunya!

Ardi Mandiri | Tri Setyo | Suara.com

Minggu, 02 Agustus 2015 | 10:50 WIB
Kasus Korupsi Tak Pernah Sirna, Warga: Hukum Mati Pelakunya!
Ilustrasi hukuman mati (freedititalphotos/Stuart Miles)

Suara.com - Kasus dwelling time pelabuhan Tanjung Priok cukup menyita perhatian publik. Bagaimana tanggapan warga Jakarta dengan kasus korupsi yang masih terus terjadi di Indonesia.

Seorang warga Palmerah, Jakarta bernama Abraham mengatakan bahwa koruptor harus dihukum tegas. Hal tersebut menurutnya, agar para pelaku korupsi di Indonesia jera.

"Saya rasa koruptor-koruptor itu harus dihukum secara tegas, kalau perlu hukuman mati seperti di China harus mulai diterapkan di Indonesia. Kalau cuma dihukum 5 tahun atau 10 tahun mana ada yang jera. Kalau hukuman mati kan orang jadi mikir ulang untuk korupsi," tegasnya saat ditemui Suara.com di acara Car Free Day, Jakarta, Minggu (2/8/2015).

Warga Jakarta lain bernama Marsudi mengungkapkan bahwa dirinya sudah bosan mendengar kasus korupsi yang terus menerus terjadi di Indonesia. Ia hanya berharap aparat berwenang dapat dengan cepat menangani kasus tersebut.

"Saya udah bosan denger kasus korupsi. Habis gimana ya, hukuman yang dikasih sama koruptor ringan. Terus perlakuan ke dia (koruptor) kalau dipenjara ya enak. Saya berharap aja sih ke pihak yang berwenang supaya bisa mengusut tuntas kasus ini," kata Marsudi, seorang warga Kuningan, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut seorang warga Kebon Sirih bernama Dhika menyarankan, agar para koruptor ditahan dengan para pelaku kriminal biasa.

"Saya nggak mau nanggapin kasusnya. Tapi yang saya sarankan buat para koruptor supaya kalau dipenjara, biar dijadiin satu sel dengan para pelaku pembunuhan dan tindak kriminal jalanan. Yang kita tahu selama ini kan koruptor dipenjara di penjara yang enak," kata Dhika.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah menetapkan empat tersangka mengenai kasus dwelling time pelabuhan Tanjung Priok. Keempat tersangka tersebut berinisial MU,ME,IM dan PP. Hingga saat ini kasus tersebut masih dikembangkan oleh direktorat reserse kriminal khusus Polda Metro Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara O.C. Kaligis dan Penyidik Adu Mulut di Tahanan

Pengacara O.C. Kaligis dan Penyidik Adu Mulut di Tahanan

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 20:42 WIB

Kapolda Minta Perusahaan Belajar Kasus Suap "Dwelling Time"

Kapolda Minta Perusahaan Belajar Kasus Suap "Dwelling Time"

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 20:02 WIB

Terkini

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB