Ini Cara Bupati Tasik agar Warganya Tak Nekat Jual Ginjal Lagi

Arsito Hidayatullah | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Minggu, 09 Agustus 2015 | 02:12 WIB
Ini Cara Bupati Tasik agar Warganya Tak Nekat Jual Ginjal Lagi
Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum. [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat tidak mau lagi 'kecolongan' ada warganya yang mencoba menjual organ tubuhnya di Ibu Kota lantaran desakan ekonomi. Hal itu seperti yang sempat dilakukan oleh Heri Akhmad Rivai (55) yang datang ke Jakarta, berniat menjual ginjal beberapa waktu lalu.

"Saya ada UPCPK, hanya ada satu-satunya di Jawa Barat (program seperti itu). Unit Penanggulangan Cepat Pelayanan Kemiskinan. Jadi hanya dua yang dilayani, pertama masalah kesehatan dan kedua masalah pendidikan," ujar Bupati Tasikmalaya, Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2015).

Uu menerangkan, program tersebut sebenarnya sudah ada di Tasik, namun ia menyadari kurangnya sosialisasi yang membuat warga yang kurang mampu tidak mengetahui program pemerintah itu.

"Sebenarnya kami sudah menyediakan (program itu) mungkin mereka tidak tahu, maka saya agak (kesal) ini sama camat, (saya udah bilang) 'tolong kasih tahu pada mereka, kasih tahu kepada kepala desa, kepala desa kasih tau ke RT RW, agar tidak ada lagi kejadian semacam itu. Saya sebagi bupati ingin mensejahterakan masyarakat yang miskin. Seperti janji saya saat dilantik," kata politisi PPP itu.

"Yang butuh biaya pendidikan, yang butuh biaya kesehatan ngomong sama kami, nanti dikasih," Uu menegaskan.

Diberitakan sebelumnya, Heri yang merupakan warga Kampung Mekarsari RT 001/002, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menarik perhatian wartawan. Ia berdiri di pinggir jalan dan menunjukkan kertas bertuliskan: Saya Mau Menjual Ginjal Untuk Biaya Kuliah Putri Saya pada Jumat (31/7/2015) lalu.

Heri sempat ingin menjual ginjalnya lantaran untuk keperluan biaya kuliah anak keduanya yang bernama Dindi Intan Pertiwi.

Dindi sekarang kuliah strata 1 di Universitas Jeneral Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Saat ini, dia baru masuk semester 5 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Administrasi Negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Bupati Tasik Cegah Warganya Jual Ginjal Demi Kuliah

Cerita Bupati Tasik Cegah Warganya Jual Ginjal Demi Kuliah

News | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 20:33 WIB

Niat Ayah Jual Ginjal untuk Kuliah Anak di Unsoed Ditolak Istri

Niat Ayah Jual Ginjal untuk Kuliah Anak di Unsoed Ditolak Istri

News | Minggu, 02 Agustus 2015 | 17:11 WIB

Aksi Ayah Jual Ginjal Demi Bayar Kuliah Anak Sentuh Kampus Unsoed

Aksi Ayah Jual Ginjal Demi Bayar Kuliah Anak Sentuh Kampus Unsoed

News | Minggu, 02 Agustus 2015 | 13:43 WIB

Siapa Sosok Ayah Si Penjual Ginjal di Bundaran HI?

Siapa Sosok Ayah Si Penjual Ginjal di Bundaran HI?

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban

Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:54 WIB

Iran Tegaskan Dominasi di Selat Hormuz, Aturan Baru Teluk Persia Diumumkan

Iran Tegaskan Dominasi di Selat Hormuz, Aturan Baru Teluk Persia Diumumkan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:45 WIB

Sebut Angkatan Laut AS Bajak Laut, Trump: Ini Bisnis yang Sangat Menguntungkan

Sebut Angkatan Laut AS Bajak Laut, Trump: Ini Bisnis yang Sangat Menguntungkan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:36 WIB

Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat

Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:26 WIB

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:12 WIB

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB