Kejagung Periksa 15 Saksi Kasus Korupsi Bansos Sumut

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 10 Agustus 2015 | 13:00 WIB
Kejagung Periksa 15 Saksi Kasus Korupsi Bansos Sumut
KPK menahan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istri Evy Susanti dalam kasus dugaan suap terhadap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Kota Medan. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kejaksaan Agung, Senin (10/8/2015) ini memeriksa belasan saksi dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara periode 2011-2013. Para saksi yang diperiksa itu adalah pihak penerima dana Bansos tersebut.

"Hari ini kami mengagendakan memeriksa 15 saksi dari pihak yang menerima dana bantuan sosial tersebut," kata‎ Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Tony T Spontana kepada wartawan Senin siang.

Dalam‎ pengembangan kasus tersebut, Kejagung segera menetapkan tersangka baru. Namun dari calon tersangka itu belum ada yang dicekal untuk bepergian ke luar negeri.

"Belum ada pencekalan terhadap siapa pun dalam kasus ini. Tapi akan segera ditetapkan tersangka," ujarnya.

Sampai siang ini Kejagung belum mengagendakan pemeriksaan terhadap Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho‎. Kini Gatot menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kejaksaan akan memeriksa Gatot setelah memeriksa semua saksi lain.

Sebelumnya Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Widyopramono mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan KPK untuk pemeriksaan Gatot yang kini menjadi tahanan lembaga pemberantasan korupsi tersebut.

"Koordinasi dengan KPK tak ada masalah, meski Gubernur Sumut ditahan di sana. Itu teknis aja, yang penting substansi pemeriksaan kami mendapatkan," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gatot Dinonaktfikan, Pengacara Protes Sikap Mendagri

Gatot Dinonaktfikan, Pengacara Protes Sikap Mendagri

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 15:56 WIB

KPK Putuskan Tak Ambil Alih Kasus Korupsi Bansos Sumut

KPK Putuskan Tak Ambil Alih Kasus Korupsi Bansos Sumut

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 02:59 WIB

Kejagung Abaikan Permintaan Gubernur Sumut Gatot Pujo

Kejagung Abaikan Permintaan Gubernur Sumut Gatot Pujo

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 20:52 WIB

Terkini

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:52 WIB

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:50 WIB

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:55 WIB

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB