Gerebek Dua Lokasi, Polisi Temukan 4.000 Ekor Sapi Siap Potong

Arsito Hidayatullah, Erick Tanjung

Kamis, 13 Agustus 2015 | 13:29 WIB
Gerebek Dua Lokasi, Polisi Temukan 4.000 Ekor Sapi Siap Potong
Ilustrasi sapi. [Antara/Martha Herlinawati Simanjuntak]

Suara.com - Polisi menduga terdapat sekitar empat ribu ekor sapi sengaja tidak ‎dipotong untuk dijual ke pasar, sehingga menyebabkan kelangkaan dan menimbulkan melonjaknya harga daging. Temuan itu didapat setelah tim penyidik dari Subdirektorat Industri dan Perdagangan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri ‎menggeledah dua tempat penggemukan sapi, feedloter di ‎kawasan Tangerang, Banten, Rabu (12/8/2015).

"Kemarin kami mengecek di dua tempat, total ada dua puluh satu ribu (21.933) ekor. Sedangkan yang siap potong sekitar empat ribu lebih, kami duga pemiliknya sengaja menyimpan sapi-sapi itu," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Victor E. Simanjuntak di kantornya, Kamis (13/8).

Menurutnya, ‎daging sapi tak akan langka di pasar untuk wilayah Jabodetabek bila sapi-sapi tersebut di jual ke pasaran. Sehingga harga daging di pasar tidak mahal seperti sekarang. Artinya, sapi-sapi itu sengaja disimpan sehingga terjadi kelangkaan dan harga daging melonjak dan mahal, baru nanti para pengusaha ternak sapi itu menjual sapi-sapi tersebut ke pasaran. Hal itu merugikan dan meresahkan masyarakat.

"Kami akan dalami dugaan pelanggaran hukum dalam kasus ini," ‎tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Bareskrim menggeledah dua tempat Rabu (12/8) malam. Yaitu di PT Brahman Perkasa Sentosa (BAS) di Jalan Kampung Kelor Nomor 33, Sepatan, Tangerang dan PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM), Jalan Tanjung Burung, Desa Kandang Genteng Nomor 33, Teluk Naga, Tangerang, Banten.

Pemilik tempat peternakan dan penggemukan sapi tersebut, yaitu berinisial BH, PH dan SH. Ketiganya merupakan pengusaha di sektor impor. Namun, dalam kasus ini mereka belum ditetapkan sebagai tersangka. ‎Ketiga pengusaha itu masih diperiksa terkait penimbunan sapi tersebut.

Selain, lanjut Victor, pihaknya juga akan mengusut dugaan pelanggaran prosedur impor di dalam pengiriman sapi-sapi asal Australia.‎ Polisi akan menyelidiki prosedur perizinan impor daging sapi itu ke Kementerian Pertanian.

"Nanti kami cek lagi ke bea dan cukai, berapa realisasi impor sapi-sapi itu. Jika ada pelanggaran, akan ketahuan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahal di Pulau Jawa, Harga Daging Sapi di Jayapura Justru Stabil

Mahal di Pulau Jawa, Harga Daging Sapi di Jayapura Justru Stabil

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 22:08 WIB

Mogok Jualan, Pedagang Daging Sapi Rugi Rp800 Ribu Per Hari

Mogok Jualan, Pedagang Daging Sapi Rugi Rp800 Ribu Per Hari

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2015 | 12:38 WIB

Terkini

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 22 Juni 2026 | 03:44 WIB

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB