10 Perempuan Pembunuh Berantai Sepanjang Sejarah Manusia

Laban Laisila | Suara.com

Jum'at, 14 Agustus 2015 | 07:00 WIB
10 Perempuan Pembunuh Berantai Sepanjang Sejarah Manusia
Ilustrasi pembunuhan [shutterstock]

Mary I, lahir pada 18 Februari 1516 dan meninggal pada tanggal 17 November 1558. Dia adalah Ratu Inggris dan Irlandia dari Juli 1553 sampai kematiannya.  Dia memerintah penganiyaan brutal kepada penganut Protestan sampai-sampai dikenal dengan julukan "Bloody Mary".

6. Belle Gunness

Belle Gunness adalah salah satu pembunuh berantai perempuan dari Amerika keturunan Norwegia. Dia diyakini membunuh kedua suami dan semua anak-anaknya pada waktu yang berbeda. Motifnya adalah serakah dan ingin mendapatkan aset asuransi. Dia juga disebut membunuh lebih dari 20 korban lainnya.

7. Mary Ann Cotton

Mary adalah pelaku pembunuhan perempuan pertama dari Inggris yang menggunakan racun arsenic. Mary Ann Cotton, lahir pada bulan Oktober 1832 di Low Moorsley, County Durham. Dia diyakini membunuh tiga suami, selusin anaknya, temannya, pacar, ibu dengan penyebab yang sama dengan awal mula sakit perut karena keracunan.

Dia digantung di County Durham Gaol, 24 Maret 1873.

8. Ilse Koch

Lahir pada tanggal 22 September tahun 1906, Ilse Koch, yang dikenal sebagai "Die Hexe von Buchenwald" Penyihir dari Buchenwald, atau "Buchenwälder Schlampe" pelacur dari Buchenwald. Dia adalah salah satu anggota Nazi perempuan yang diadili oleh militer AS. Dia  menikmati penyiksaan dan kecabulan.

Terkenal untuk souvenir nya, yakni tato yang diambil dari tahanan yang dibunuh. Ilsa dipromosikan menjadi Oberaufseherin atau kepala pengawas dari beberapa penjaga perempuan di Buchenwald. Dia bunuh diri dengan menggantung diri di penjara wanita Aichach pada September 1, 1967.

9. Katherine Knight

Dia lahir pada 24 Oktober 1955 dan masih terus menjalani hukuman seumur hidup di penjara. Katherine Mary Ksatria adalah wanita Australia pertama yang dihukum penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat. Dia memiliki sejarah kekerasan dalam keluarga,

Dia membunuh para suaminya dengan berbagai cara, dari menusuk matanya, memotong dengan pisau daging. Katherine bahkan menguliti korbannya dan memajang di kusen pintu ruang tamu. Kepala korbannya di rebus menjadi sup.

10. Elizabeth Bathory

Lahir pada tahun 1560 dan meninggal pada tahun 1614, Countess Elizabeth Bathory de Ecsed adalah countess dari keluarga Bathory terkenal bangsawan di Kerajaan Hongaria. Dia pembunuh berantai perempuan yang paling produktif dalam sejarah, meskipun jumlah pembunuhan diperdebatkan, dan dikenang sebagai "Blood Countess ."

Sasaran pembunuhannya adalah perempuan petani dengan cara dipukul, dibakar, merusak bagian tubuh korban sampai mengunyah wajah krobannya. Dia menjadi tahanan rumah tanpa pengadilan karena statusnya sebagai bangsawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Ini Ditenggelamkan ke Empang karena Menagih Utang

Perempuan Ini Ditenggelamkan ke Empang karena Menagih Utang

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 18:01 WIB

Ribut di SMS, ABG Ini Tewas Ditusuk di Kepala

Ribut di SMS, ABG Ini Tewas Ditusuk di Kepala

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 14:23 WIB

Terkini

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB