Jumlah Warga Penerima Bantuan Tunai Naik jadi 6 Juta

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 15 Agustus 2015 | 01:51 WIB
Jumlah Warga Penerima Bantuan Tunai Naik jadi 6 Juta
Ilustrasi warga miskin. [Antara]

Suara.com - Pemerintah menaikkan penerima bantuan tunai bersyarat atau program keluarga harapan (PKH) untuk masyarakat miskin menjadi enam juta dalam RAPBN 2016.

"Bantuan tunai bersyarat atau PKH dari 2,5 juta kita naikkan menjadi enam juta penerima manfaat. Skemanya nanti masih sama dengan PKH," kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, peningkatan jumlah penerima bantuan bertujuan memperkecil rasio gini yang kini sebesar 0,4. Sementara target pemerintah dalam RAPBN 2016 menargetkan rasio gini sebesar 0,39.

RAPBN 2016 juga menargetkan tingkat kemiskinan menurun menjadi sembilan hingga 10 persen yang kini masih 11,25 persen.

Sedangkan dalam RAPBN 2016 pemerintah menargetkan pengangguran terbuka menjadi 5,2-5,5 persen dan indeks pembangunan manusia menjadi 70,1.

Sebelumnya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menyatakan target kemiskinan Millenium Development Goals (MDGs) yang ditargetkan pada 2015 sulit tercapai karena beberapa indikator masih jauh dari target.

Target tersebut sulit diwujudkan diantaranya persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional hingga akhir 2014 sebanyak 11,25 persen, sedangkan targetnya adalah 7,55 persen sampai akhir 2015.

Sementara berdasarkan data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), bantuan tunai bersyarat yang ditujukan untuk masyarakat termiskin Indonesia telah meningkatkan capaian pendidikan rumah tangga miskin, menciptakan dampak multiganda melalui investasi pada diri sendiri, meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, menurunkan angka kurang gizi, meningkatkan perekonomian setempat serta mengurangi kesenjangan dan kemiskinan.

Sejak diluncurkan pada 2007 hingga 2012, jumlah yang diterima masyarakat miskin sebesar Rp600.000 hingga maksimal Rp2,2 juta per tahun, dengan rata-rata Rp1,4 juta per rumah tangga per tahun. Sementara pada 2013 terdapat kenaikan jumlah yang diterima rata-rata menjadi Rp1,8 juta per rumah tangga per tahun. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Yang di Bawah Garis Kemiskinan Harus Punya Rekening Bank

Ahok: Yang di Bawah Garis Kemiskinan Harus Punya Rekening Bank

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 18:42 WIB

Mensos: Stok Raskin Cukup Hingga Akhir Desember 2015

Mensos: Stok Raskin Cukup Hingga Akhir Desember 2015

Bisnis | Senin, 09 Maret 2015 | 10:26 WIB

Warga Miskin di Jakarta Meningkat 10 Ribu Orang

Warga Miskin di Jakarta Meningkat 10 Ribu Orang

News | Senin, 21 April 2014 | 17:35 WIB

Terkini

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:49 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:03 WIB

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:02 WIB

×