Kabut Asap di Palangka Raya Makin Parah

Ardi Mandiri

Minggu, 16 Agustus 2015 | 03:19 WIB
Kabut Asap di Palangka Raya Makin Parah
Ilustrasi

Suara.com - Kebakaran lahan yang semakin marak sejak beberapa waktu lalu membuat kabut asap yang melanda wilayah Kota Palangka Raya semakin tebal.

"Sejak sekitar dua minggu lalu, terutama pagi dan sore hari. Saya rasakan kabut asap yang terjadi semakin tebal dengan jarak pandang sekitar satu sampai dua kilometer," kata salah seorang warga Jalan G Obos, Noor Janah di Palangka Raya, Sabtu (!5/8/2015).

Bahkan, kata dia, saat siang cahaya matahari pun tidak sampai menyentuh tanah karena semakin tebalnya kabut asap yang terjadi di wilayah Ibu Kota Provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" itu.

"Siang pun matahari tidak kelihatan terhalang kabut asap, yang ada langit malah terlihat gelap seperti hari sudah sore," kata ibu rumah tangga tersebut.

Tak jauh berbeda, Anna warga lainnya yang tinggal di Jalan Anggrek "Kota Cantik" Palangka Raya mengatakan akibat semakin tebalnya kabut asap udara pun menjadi tidak segar saat dihirup.

"Pagi dan malam saat kita bernapas pun udara tercium bau asap. Jika terlalu lama di luar rumah dada menjadi sedikit terasa sesak bahkan jika seharian jemuran di luar rumah juga menjadi bau," katanya.

Oleh karena itu, ia pun semakin khawatir dengan kesehatan keluarganya terutama karena ia mempunyai dua anak yang masih kecil.

"Anak saya yang satu baru saja masuk SD (sekolah dasar) dan yang satu baru satu tahun. Saya jadi khawatir pada keadaan mereka apa lagi tidak mungkin kalau anak saya yang kecil saya pakaikan masker," katanya.

Untuk itu, ia pun berharap pemerintah dapat segera mengatasi kebakaran lahan apa lagi permasalahan tersebut terus berulang setiap tahun.

Sementara itu, sebelumnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPDB dan Damkar) Kota Palangka Raya, Anwar Sanusi Umanur Gayo melalui Kabid Damkarnya, Wawan Berlinson mengatakan, semakin tebalnya kabut asap yang terjadi tersebut akibat bertambahnya titik kebakaran yang terjadi.

Untuk itu, pihaknya pun menyatakan keseriusannya dalam upaya menanggulangi bencana tahunan itu.

"Titik api yang ada setiap hari selalu bertambah sehingga asapnya pun semakin tebal. Jika untuk memadamkan seluruh kebakaran lahan kita mengalami keterbatasan. Tapi kami terus berkomitmen semaksimal mungkin melakukan yang terbaik agar kabut asap yang terjadi menjadi tidak bertambah parah," katanya.

Untuk itu, ia pun berharap seluruh masyarakat dapat berkerjasama dengan tidak membakar lahannya dengan alasan apapun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bangunan Tinggi di Pekanbaru Lenyap 'Ditelan' Kabut Asap

Bangunan Tinggi di Pekanbaru Lenyap 'Ditelan' Kabut Asap

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 10:43 WIB

Warga Pekanbaru Terpaksa Hirup Udara Campur Asap

Warga Pekanbaru Terpaksa Hirup Udara Campur Asap

News | Senin, 13 Juli 2015 | 01:47 WIB

Riau Kembali Diselimuti Asap

Riau Kembali Diselimuti Asap

News | Sabtu, 04 Juli 2015 | 11:07 WIB

Puluhan 'Hotspot' Kini Kembali Terekam di Riau

Puluhan 'Hotspot' Kini Kembali Terekam di Riau

News | Minggu, 15 Maret 2015 | 05:39 WIB

Terkini

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB