Jenderal Gatot Ngaku Pernah Ditawari Rp500 M untuk Rayu Menteri

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2015 | 19:46 WIB
Jenderal Gatot Ngaku Pernah Ditawari Rp500 M untuk Rayu Menteri
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Sutiyoso dilantik sebagai Panglima TNI dan Kepala BIN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/7). [Setpres]
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pernah ditawari uang ratusan miliar oleh eksportir beras asing agar mau merayu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Perdagangan ketika itu Rachmat Gobel untuk menerima impor beras. Namun, Gatot mengaku menolaknya.

"‎Ada orang dari negara tetangga menawarkan ke saya, Pak Gatot saya kasih uang Rp500 miliar. ‎Kemudian saya coba bercanda bilang sama Pak Mentan, ada tawaran nih Rp1 triliun agar terima impor. Tetapi Pak Mentan bilang pak saya ini anak petani, jadi saya tidak mau rugikan petani. Jadi kami sama, dan menolak. Begitu juga dengan Pak Rachmat (Rachmat Gobel, mantan Mendag) tetap menolak," kata Gatot saat memberi sambutan dalam acara ‎rapat khusus peningkatan industri perberasan di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2015).

Gatot mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo sedang menggalakkan swasembada pangan. Lalu, Gatot menceritakan pengalamannya ketika masih menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat diajak rapat bersama Menteri Pertanian di tengah hutan.

"Waktu itu Presiden Jokowi datang saat kami rapat, Presiden memerintahkan tiga tahun kita wajib swasembada pangan. Kalau tidak Mentan akan dicopot, dan memerintahkan kepada TNI untuk membantu," katanya.

"Saya tidak mau menteri dicopot, kalau tidak swasembada pangan tiga tahun, Kasad juga dicopot sama Mentan," Gatot menambahkan.

Gatot mengungkapkan selama ini petani hanya dijadikan alat kepentingan oleh sekelompok orang untuk meraup keuntungan.

"Perlu ciptakan swasembada pangan, bahkan kalau perlu revolusi. Pak Soekarno bilang negara-negara lain akan iri dengan Indonesia dan itu sudah mulai," kata Gatot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panglima TNI: Prajurit Bantu Membangun Puluhan Kios di Tolikara

Panglima TNI: Prajurit Bantu Membangun Puluhan Kios di Tolikara

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 20:27 WIB

Jenderal Gatot Janji Selesaikan Tugas yang Dirintis Moeldoko

Jenderal Gatot Janji Selesaikan Tugas yang Dirintis Moeldoko

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 12:03 WIB

Sertijab Panglima TNI, Alutsista dari Tiga Matra Ikut Dipamerkan

Sertijab Panglima TNI, Alutsista dari Tiga Matra Ikut Dipamerkan

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 08:34 WIB

Konflik Penerbad vs Brimob, PR Besar Panglima TNI Baru

Konflik Penerbad vs Brimob, PR Besar Panglima TNI Baru

News | Senin, 13 Juli 2015 | 11:50 WIB

Hari Ini, Jenderal Gatot Nurmantyo Dilantik Jadi Panglima TNI

Hari Ini, Jenderal Gatot Nurmantyo Dilantik Jadi Panglima TNI

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 06:05 WIB

Terkini

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB