Pansel Pastikan Tak Loloskan Satu Capim KPK yang Jadi Tersangka

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:42 WIB
Pansel Pastikan Tak Loloskan Satu Capim KPK yang Jadi Tersangka
Pansel KPK [suara.com/Oke Atmaja]
Tim Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK periode 2015-2019 memastikan tidak akan meloloskan calon pimpinan KPK yang sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Pansel menghormati hasil penelusuran rekam jejak yang sudah direkomendasikan oleh semua pihak, termasuk Polri.

"Iya, saya tidak bisa menyebutkannya dia dari kalangan mana, tapi yang pasti dia tidak masuklah dalam kelompok delapan(8) orang nanti," kata juru bicara Tim Pansel KPK Betti Alisjahbana, Jumat (28/8/2015).

Betti mengakui satu dari 19 kandidat dijadikan tersangka oleh Bareskrim.

"Iya benar, kita sudah tahu, ada diantara 19 nama tersebut," Betti.

Informasi salah satu kandidat jadi tersangka baru disampaikan oleh Kabareskrim Komjen Budi Waseso di Mabes Polri.

Mengenai siapa yang jadi tersangka, sampai sore ini identitasnya masih dirahasiakan.

Tapi, berikut ini adalah 19 nama kandidat yang sudah masuk ke seleksi tahap keempat, yakni tes wawancara dan kesehatan:

1. Ade Maman Suherman (Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Jenderal Soedirman)

2. Agus Rahardjo (Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan)

3. Alexander Marwata (Hakim Ad Hoc Tipikor PN Jakarta Pusat)

4. Brigjen Basaria Panjaitan (Widyaiswara Madya Sespimti Polri)

5. Budi Santoso (Komisioner Ombudsman)

6. Chesna Fizetty Anwar (Direktur Kepatuhan Standard Chartered Bank)

7. Firmansyah TG Satya (pendiri dan Direktur Intercapita Advisory, Consultant Strategic and Business, Investment Banking, Audit and Governance Risk Management)

8. Giri Suprapdiono (Direktur Gratifikasi KPK)

9. Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji (mantan Aspam KSAD)

10. Jimmly Asshiddiqie (Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu)

11. Johan Budi SP (pimpinan sementara KPK)

12. Laode Muhammad Syarif (akademisi Universitas Hasanuddin)

13. Mohammad Gudono (Ketua Komite Audit UGM dan Direktur Program Studi Magister Akuntansi FEB UGM)

14. Nina Nurlina Pramono (Direktur Eksekutif Pertamina Foundation)

15. Saut Situmorang (Staf Ahli Kepala BIN)

16. Sri Harijati (Direktur Perdata Jam Datun Kejaksaan Agung)

17. Sujanarko (Direktur pada Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi KPK)

18. Surya Tjandra (pengacara publik)

19. Irjen Pol Yotje Mende (eks Kapolda Papua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisi III DPR Desak Bareskrim Umumkan Nama Capim KPK Tersangka

Komisi III DPR Desak Bareskrim Umumkan Nama Capim KPK Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:35 WIB

Satu Capim KPK Jadi Tersangka, Pansel Tak Mau Disebut Kecolongan

Satu Capim KPK Jadi Tersangka, Pansel Tak Mau Disebut Kecolongan

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:27 WIB

Pansel Akui Capim KPK yang Jadi Tersangka Masuk Daftar 19 Nama

Pansel Akui Capim KPK yang Jadi Tersangka Masuk Daftar 19 Nama

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:11 WIB

Pansel KPK Jangan Sekali-sekali Abaikan Masukan

Pansel KPK Jangan Sekali-sekali Abaikan Masukan

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:02 WIB

Budi Waseso Sebut Dari 48 Capim KPK, Ada Satu yang Jadi Tersangka

Budi Waseso Sebut Dari 48 Capim KPK, Ada Satu yang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 16:43 WIB

Terkini

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB