Rupiah Terpuruk, Produsen Berbahan Kedelai Merugi

Ririn Indriani

Minggu, 30 Agustus 2015 | 06:25 WIB
Rupiah Terpuruk, Produsen Berbahan Kedelai Merugi
Perajin tempe menyelesaikan proses pembuatan kedelai mejadi tempe. (Antara/M Risyal Hidayat)

Suara.com - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kota Bekasi Aceng Solahudin menilai, sejumlah produsen makanan berbahan dasar kedelai di wilayah setempat sangat dirugikan oleh melemahnya Rupiah terhadap Dolar AS.

"Pedagang berbahan kedelai seperti tahu dan tempe sangat terkena imbas harga Dolar AS yang kini menyentuh Rp14 ribu lebih, karena bahan baku mereka impor," katanya di Bekasi, Sabtu (29/8/2015).

Menurut dia, produsen tahu dan tempe rumahan di wilayah itu jumlahnya cukup banyak dan masuk dalam sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dibina oleh pihaknya.

Menurutnya, beberapa pengusaha terpaksa mengurangi hasil produksinya karena dampak kelangkaan bahan baku produksi.

Pengurangan produksi dilakukan dengan memperkecil ukuran produk yang mereka buat agar bahan yang dipakai tidak banyak.

"Pengusaha perlu menjaga agar usaha tetap berjalan. Akan tetapi sejauh ini belum ada laporan yang menyatakan tutupnya UMKM akibat kenaikan Dolar AS," katanya.

Pihaknya meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan subsidi kepada para pelaku UMKM baik terkait penyediaan bahan dasar produksi ataupun lokasi penjualan untuk mencegah kebangkrutan.

"Saya berharap nilai suku bunga yang ditetapkan pemerintah kepada para pelaku usaha sektor rill berbeda dengan usaha lainya agar dapat mengurangi dampak kenaikan Dolar AS," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imbas Melemahnya Rupiah

Imbas Melemahnya Rupiah

Foto | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 18:32 WIB

Dolar Tinggi, Pengusaha Tahu Aceh Ikut "Kelenger"

Dolar Tinggi, Pengusaha Tahu Aceh Ikut "Kelenger"

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 05:31 WIB

Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak

Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:20 WIB

Terkini

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:49 WIB

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:27 WIB

Vonis Banding, Kerry Adrianto Kena Tambahan Uang Pengganti Rp 10,5 Triliun

Vonis Banding, Kerry Adrianto Kena Tambahan Uang Pengganti Rp 10,5 Triliun

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:25 WIB

Namanya Terseret Kasus BGN, Dudung Bantah Punya Dapur MBG: Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah!

Namanya Terseret Kasus BGN, Dudung Bantah Punya Dapur MBG: Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:14 WIB