Mabes Polri Investigasi Bentrok TNI-Polri di Sulsel

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Senin, 31 Agustus 2015 | 11:39 WIB
Mabes Polri Investigasi Bentrok TNI-Polri di Sulsel
Ilustrasi Kepolisian Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan dan Barat AKBP Barung Mangera‎ mengatakan Mabes Polri mengambil alih investigasi bentrokan antara anggota TNI angkatan darat dan Polri di Polewali Mandar (Polman), Minggu (30/8) kemarin.

Proses investigasi untuk mengungkap motif bentrokan itu dilakukan oleh Kepolisian dengan diawasi oleh Polisi Militer (Pom) TNI Angkatan Darat.

"‎Penyelidikan dan investigasi kasus ini akan dilakukan oleh Polres Polman, Polda Sulselbar dan Mabes Polri. Proses investigasi akan diawasi oleh Pom TNI AD," kata Barung saat dihubungi Suara.com, Senin (31/8/2015).

Dia menjelaskan duduk perkara kasus tersebut nanti akan disampaikan ke publik setelah investigasi dilakukan. Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan awal.

"Setelah investigasi baru nanti Kapolda dan Panglima Kodam menyampaikan hasilnya ke publik nanti. Kondisi saat ini sudah kondusif," terangnya.

‎Menurut Barung, Prajurit Dua (Prada) Yuliadi (YL)‎ yang tewas dalam bentrokan tersebut telah dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan. Sedangkan dua korban dari anggota Polri yang mengalami luka-luka parah dibagian kepala dan wajah, yakni Bripda AD dan AS saat ini dirawat di klinik Polres P‎olman.

Untuk mengamankan situasi dan kondisi paska bentrokan, Kapolda Sulselbar Irjen Pol Anton Setiadji dan Pangdam VII Wirabuana Mayjen Bachtiar berada di lokasi.

"Panglima Kodam dan Kapolda sudah di Polman. Selain itu Direktur Intel, Direktur Shabara beserta semua pejabat Polda di TKP," katanya.

Diberitakan sebelumnya, ‎bentrokan antara anggota TNI dan Polri terjadi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, hari Minggu (30/8/2015). Bentrok yang mengakibatkan tewasnya satu anggota Kompi Senapan B Yonif 721/ Makassar, Prajurit Dua (Prada) Yuliadi, berawal dari insiden perkelahian di ajang balapan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut berawal sekitar puku 14.00 WITA. Awalnya, terjadi perkelahian dengan anggota Kodim 1401/Majene yakni Praka Laksmono dengan salah seorang anggota Patmor Polres Polman yang diketahui bernas Bribda Ambo Siki.

Saat itu, Praka Rusmono yang sedang menonton balapan dengan anggota kru MMS racing Team Majene didatangi beberapa anggota Patmor dan diminta agar tidak menonton di atas lintasan balapan.

Waktu itu, salah satu rekan Praka Laksmono yang merupakan anggota team kru MMS racing Team Majene terkena tongkat anggota patmor sehingga hampir terjatuh di parit.

Praka Laksmono tidak menerima perlakuan tersebut dan menghampiri anggota patmor hingga akhirnya terjadi perdebatan. Beberapa anggota patmor yang melihat kejadian tersebut tidak terima dan langsung mengeroyok Praka Laksmono.

Setelah itu, sekira pukul 14.30 WITA, Kapolres Polman AKBP Agoeng Adi Koerniawan tiba di lokasi kejadian dan langsung mendamaikan kedua belah pihak disakasikan oleh Pasi Ops Dim 1402/Polmas Kapten In Martani.

Al hasil, kedua belah pihak dapat menerima dan saling memaafkan. Namun, berselang sekira 1,5 jam kemudian, tepatnya sekira pukul 15.00 WITA, tiba-tiba terjadi penembakan yang mengakibatkan seorang anggota Kompi senapan B Yonif 721/ Makassar yakni Prada Yuliadi tertembak hingga mengakibatkan nyawanya tak tertolong.

Jenazah Prada Yuliadi yang tewas akibat terkena tembakan dibawa ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk keperluan otopsi. Sementara itu, dua anggota Polres Polman telah menjalani pemeriksaan oleh provos terkait insiden tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bentrok Anggota TNI-Polri, Polda Sulselbar Klaim Situasi Kondusif

Bentrok Anggota TNI-Polri, Polda Sulselbar Klaim Situasi Kondusif

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 10:20 WIB

Anak Buah Tertembak di Sirkuit Balap, Ini Pesan Pangdam Wirabuana

Anak Buah Tertembak di Sirkuit Balap, Ini Pesan Pangdam Wirabuana

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 05:58 WIB

TNI dan Polri Diminta Menahan Diri Pascabentrokan

TNI dan Polri Diminta Menahan Diri Pascabentrokan

News | Minggu, 30 Agustus 2015 | 23:43 WIB

TNI dan Polisi Baku Tembak, Mabes Polri: Salah Paham Kecil

TNI dan Polisi Baku Tembak, Mabes Polri: Salah Paham Kecil

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 06:36 WIB

Megawati Sentil TNI dan Polri karena Masih Sering Konflik

Megawati Sentil TNI dan Polri karena Masih Sering Konflik

News | Sabtu, 10 Januari 2015 | 15:44 WIB

Rusuh di Tempat Hiburan, Polda Kepri Periksa 14 Personelnya

Rusuh di Tempat Hiburan, Polda Kepri Periksa 14 Personelnya

News | Jum'at, 19 Desember 2014 | 03:00 WIB

Komunitas Umat Hindu Bagikan Bunga Kamboja di HI

Komunitas Umat Hindu Bagikan Bunga Kamboja di HI

News | Minggu, 23 November 2014 | 10:15 WIB

Insiden Batam Bukti Gagalnya Kepemimpinan

Insiden Batam Bukti Gagalnya Kepemimpinan

News | Sabtu, 22 November 2014 | 13:31 WIB

Jokowi HarusBlusukan ke Barak TNI-Polri

Jokowi HarusBlusukan ke Barak TNI-Polri

News | Jum'at, 21 November 2014 | 12:06 WIB

Polri akan Cari Tahu Siapa yang Salah

Polri akan Cari Tahu Siapa yang Salah

News | Kamis, 20 November 2014 | 17:28 WIB

Terkini

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB