Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi untuk Pengusaha

Ruben Setiawan

Jum'at, 04 September 2015 | 03:09 WIB
Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi untuk Pengusaha
Pramono Anung (jaket hitam) [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan paket kebijakan yang diantaranya bertujuan untuk membereskan permasalahan yang sedang menghambat perekonomian nasional segera disosialisasikan kepada para pengusaha atau pebisnis.

"Ini akan segera dilakukan dan diimplementasikan kepada pelaku bisnis," katanya kepada Antara seusai mengikuti rapat koordinasi terkait paket kebijakan ekonomi di Jakarta, Kamis malam.

Pramono menjelaskan paket kebijakan yang akan diumumkan dalam waktu dekat terkait deregulasi peraturan diantaranya masalah bongkar muat di pelabuhan (dwelling time) serta masalah sertifikasi halal.

"Di peraturan bagaimanapun harus ada benefit buat bangsa dan negara, tapi jangan ada yang tumpang tindih, misalnya mengenai sertifikasi halal. Padahal dalam aturan main ada yang telah mengatur jelas," katanya.

Selain itu, Pramono menambahkan, contoh lainnya ada deregulasi peraturan terkait Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur persyaratan tarif tenaga listrik, karena implementasinya bertentangan dengan peraturan menteri terkait.

"Ada persoalan dalam pelaksanaannya, akhirnya menjadi penghambat dan menambah beban. Padahal UU mengatur jelas, peraturan menteri juga jelas, dan implementasinya pada direktur pelaksana di lapangan juga jelas," katanya.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menambahkan salah satu usulan deregulasi peraturan yang diusulkan pihaknya yaitu terkait UU hortikultura, yang selama ini justru dirasakan menghambat proses investasi.

"Kami mengusulkan telaah terhadap ketentuan UU hortikultura, karena selalu menjadi pertanyaan terutama soal divestasi. UU itu menambah investasi tidak, malah berkurang investornya, karena harus melakukan divestasi," katanya.

Selain itu, ada beberapa inisiatif lain dari BPKM terkait peraturan yang mesti direvisi untuk membenahi iklim investasi yaitu deregulasi dalam UU Sumber Daya Air dan beberapa peraturan daerah yang dirasakan masih menghambat.

"Untuk UU SDA posisi kami meminta harus segera diberikan kepastian hukum. Selain itu, harus ada mekanisme yang membatalkan (berbagai) Perda itu dengan cepat. Ini prinsipnya, dan nanti diumumkan lewat Inpres," kata Franky.

Menurut rencana, pemerintah segera mengumumkan paket kebijakan ekonomi yang terkait dengan deregulasi peraturan untuk mempercepat investasi sektor industri dan perdagangan, terlebih dahulu, paling lambat minggu depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Punya Target Besar, 8 Paket Kebijakan Ekonomi Jadi 'Jurus' Capai Pertumbuhan 5,2 Persen

Pemerintah Punya Target Besar, 8 Paket Kebijakan Ekonomi Jadi 'Jurus' Capai Pertumbuhan 5,2 Persen

News | Senin, 15 September 2025 | 19:07 WIB

Spill 8 Paket Kebijakan Ekonomi Baru Pemerintah; Dari Magang Digaji UMP Hingga Cicilan Rumah Murah

Spill 8 Paket Kebijakan Ekonomi Baru Pemerintah; Dari Magang Digaji UMP Hingga Cicilan Rumah Murah

News | Senin, 15 September 2025 | 16:40 WIB

Terkini

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes

Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:06 WIB

Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029

Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:03 WIB

Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu

Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:01 WIB

Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029

Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:59 WIB

×